Tingkatkan Pelayanan, Satpol PP Kabupaten Semarang Tambah Satu Ransus

RANSUS BARU: Bupati Semarang H Ngesti Nugraha saat meresmikan penggunaan Ransus baru di Mako Damkar di Jalan Ki Sarino Mangunpranoto, Ungaran, Jumat (30/12). FOTO: MUIZ/JATENGPOS

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN– Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang menambah satu unit kendaraan khusus (Ransus) untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Peresmian penggunaan ransus baru dilakukan oleh Bupati H Ngesti Nugraha di Mako Damkar di Jalan Ki Sarino Mangunpranoto, Ungaran, Jumat (30/12/2022).

Menurut Kepala Satpol PP dan Damkar, Anang Sukoco, ransus baru memiliki beberapa keunggulan. Dilengkapi mesin berkapasitas 4.000 cc dan berstandar Euro 4, ransus baru itu bahkan mampu menyemprotkan air saat melaju dengan kecepatan tinggi.

“Tambahan ransus ini akan dapat mendukung quick response 15 menit sudah melakukan tindakan sejak panggilan masuk,” terangnya di sela-sela acara.

Bupati H Ngesti Nugraha saat pengarahan di hadapan puluhan anggota Damkar mengingatkan untuk selalu menjaga kemampuan melayani masyarakat.

“Selama ini sudah terbukti pelayanan anggota Damkar dirasakan masyarakat. Bahkan juga membantu melakukan operasi tangkap tawon dan bantuan lainnya,” ujarnya.

Ikut mendampingi Bupati pada acara itu, Wakil Bupati H Basari, Sekda Djarot Supriyoto dan undangan lainnya.

Sementara itu Kasi Damkar, Danang Widi Santoso menambahkan saat ini ada lima ransus yang siaga di empat posko damkar. Di Bringin dan Tengaran disiapkan masing-masing satu ransus dengan tanki berkapasitas lima ribu liter.

Sedangkan di Posko Ungaran, Ambarawa dan Mako Damkar disiagakan masing-masing satu ransus. “Ada 60 personel Damkar yang semuanya telah bersertifikasi dan mengikuti diklat dasar kompetensi,” ujarnya.

Danang menyebutkan idealnya ada satu posko di tiap kecamatan. Selain itu masing-masing posko diperkuat 18 personel yang terbagi dalam tiga shift. Kondisi ideal itu dapat menjamin standar pelayanan quick response time selama 15 menit.

Yakni waktu yang ditentukan untuk melakukan tindakan pemadaman sejak ada panggilan permintaan bantauan dari masyarakat.

“Namun saat ini Kita terus memaksimalkan kinerja personel dan peralatan yang ada untuk melayani masyarakat sebaik mungkin,” tegasnya. (muz)