Trilogi Single Putra Didi Kempot : Setelah “Gelang Putih” Saka Praja Rilis “Lungamu Ninggal Crito”

    15
    Saka Praja dalam cuplikan video klip “Lungamu Ninggal Crito” di YouTube. (ist)

    JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Setelah melaunching single perdananya “Gelang Putih” pada 20 September lalu, Saka Praja Adil Prasetyo, putra maestro campursari almarhum Didi Kempot kembali merilis single terbarunya. Lagu bertajuk “Lungamu Ninggal Crito” tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi SAW, Kamis (29/10) melalui kanal Youtube Saka Bumi Official, tepat pukul 19.00 WIB yang disaksikan ratusan penggemar.

     

    Ibunda Saka Praja, Yan Vellia mengatakan lagu “Lungamu Ninggal Crito” masih berkaitan dengan single pertama putranya, “Gelang Putih” dan masih diciptakan oleh Hilarius Daru Indrajaya  atau akrab disapa Ndaru “Ndarboy Genk”.

     

    “Single-nya Saka memang merupakan trilogi, artinya ada tiga lagu yang akan saling berkaitan dan memiliki benang merah satu dengan yang lainnya. Kalau di lagu “Gelang Putih” menceritakan gelang yang sering dipakai almarhum Mas Didi, di lagu “Lungamu Ninggal Crito” ini bercerita tentang pesan dan kesan Mas Didi yang masing dikenang Saka,” urainya.

     

    Ia menambahkan, kenang-kenangan akan sosok Didi Kempot sebagai seorang ayah masih terasa. “Termasuk pesan bapaknya agar aja nangis, aja gembeng, kuat dikuatne, ya kudu kuat. Dan lagu ini di bagian setelah refrain ada sisipan dari saya, ketika saya berbicara, mas perjuanganmu ora gampang nglalekke bapaknya gak gampang,” sambungnya.

     

    Lagu “Lungamu Ninggal Crito” sendiri memang memiliki lirik yang sangat mendalam tentang keberlanjutan kehidupan harus terus berjalan. Pada bait terakhir tertulis lilo kudu lilo, yang bermakna harus merelakan kepergian sang ayah untuk menggapai cita dan asa selanjutnya.

     

    “Untuk penggarapan take vokal di Solo, yakni di studio band kami dan shooting video klip ada di Pondok Kopi Jogja. Penggarapan satu hari take dan satu hari penggarapan video klip dan digarap langsung Mas Ndaru,” ungkap Yan.

     

    Yan berharap, single kedua Saka Praja bisa dinikmati pecinta musik di Tanah Air dan memperkaya sekaligus terus melestarikan lagu campur sari sesuai keinginan almarhum Didi Kempot. (jay/bis)