UKSW dan Pemkot Salatiga Mantapkan Kerja Kolaborasi

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., Pj Walikota Sinoeng N Rachamadi, Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana dan Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak, seusai membubuhkan cap tangan di gathering satu Hati UKSW . ( foto : Ist/ dekan jateng pos)

JATENGPOS.CO.ID,  SALATIGA – Mengawali kegiatan akademik pada tahun 2023, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menyelenggarakan acara Gathering Satu Hati “Are You Ready UKSW?” di Balairung Universitas, Jumat (06/01/2023).

Selain dihadiri pimpinan universitas, fakultas, dan direktorat; Gathering Satu Hati juga diikuti dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan kampus UKSW. Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit, M.Si., Penjabat Wali Kota Salatiga Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, M.M., Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, S.H., S.I.K., M.Si., serta tamu undangan lainnya.

Gathering Satu Hati diawali dengan ibadah yang dipimpin Kepala Campus Ministry Pdt. Dr. Ferry Nahusona. Mengambil ayat 2 Korintus 5 : 17 sebagai landasan firman Tuhan, Pdt. Dr. Ferry Nahusona mengatakan bahwa kita yang sudah ada di dalam Kristus adalah ciptaan baru. Karenanya, civitas akademika UKSW diajak untuk membuka diri menjalani pembaharuan di kampus tercinta.

Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., dan Penjabat Wali Kota Salatiga Drs. Sinoeng ikut mengisi Talkshow UKSW Satu Hati.

Baik Rektor UKSW dan Penjabat Wali Kota Salatiga sepakat bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah sebuah kolaborasi antara Pemerintah Kota Salatiga dan juga lembaga lainnya, termasuk UKSW.

Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, M.M., mengatakan UKSW adalah universitas swasta yang legend dan keberadaan UKSW tidak bisa dipisahkan dari Salatiga, karena kampus ini sudah menjadi icon Salatiga.

“Teman-teman peneliti di UKSW jika ada ide gagasan yang ingin disampaikan bisa bertemu saya atau BAPPEDA. Konsep-konsep yang membutuhkan kerja cepat bisa segera dilaksanakan. Inisiatif bisa datang dari siapapun. Inisiatif dari masyarakat umum saja kami respon. Kami tidak ingin konsep-konsep atau pemikiran yang ada di universitas hanya menjadi menara gading saja,” ujar Penjabat Wali Kota Salatiga Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, M.M. Rektor Intiyas menyambut baik gagasan tersebut.

Dirinya menegaskan dalam kabinet Satu Hati yang dipimpinnya saat ini telah dibentuk konsorsium fakultas untuk mendukung upaya kolaborasi, termasuk dengan Pemerintah Kota Salatiga. Jika ditingkat fakultas sudah berjalan kolaborasi yang baik, hal ini akan mendukung kolaborasi dengan Pemerintah Kota Salatiga, Polres, Kodim dan unsur lainnya sehingga semua bisa bergerak bersama untuk Salatiga.

“Tidak mungkin hanya rektor atau pimpinan saja yang bergerak, kita semua perlu kerja cepat. Ketika kolaborasi antar fakultas sudah berjalan dan Pemkot Salatiga membuka hati, fakultas harus kerja cepat,” tegas Rektor Intiyas.

Dalam kesempatan Gathering Satu Hati, juga diadakan ceremony cap tangan yang merupakan wujud komitmen untuk bersama-sama membawa UKSW semakin maju. Cap tangan  dengan berbagai warna menggambarkan keragaman yang ada di kampus Indonesia Mini UKSW, semuanya disatukan dalam satu bingkai yang menjadi bukti komitmen mulia. Rektor UKSW, Ketua DPRD, Penjabat Wali Kota dan Kapolres  Salatiga secara bergantian membubuhkan cap tangan di kanvas.

Deklarasi bersama Komitmen Kerja Satu Hati juga dicanangkan di universitas yang dipimpin oleh Rektor, civitas akademika yang menyatakan komitmennya untuk mewujudkan visi misi kepemimpinan UKSW 2022-2027 sebagai entrepreneurship research university dengan melakukan gerak kolaborasi percepatan untuk pencapaian rencana strategis berbasis komitmen SATU HATI, yaitu Sinergis, Patuh, Harmonis, Teladan dan Integritas.(deb)