Beranda Jateng Walikota Apresiasi Layanan Pusaka

Walikota Apresiasi Layanan Pusaka

Pelapor Kekerasan Perempuan dan Anak Dijamin Kerahasiannya

11
Pusaka : Walikota Salatiga Yuliyanto menerima hasil diskusi tentang Pengelolaan dan Pelayanan Pusaka (Pusat Sahabat Keluarga) dari Kepala DP3AP2KB Kota Salatiga, Henni Mulyani ( foto : dekan bawono/ jateng pos)

JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) Kota Salatiga membuka layanan aduan masyarakat terkait kekerasan perempuan dan anak yang diberinama Pelayanan Pusat Sahabat Keluarga ( Pusaka).

Sebelum diluncurkan pada 9 Juni mendatang, DP3AP2KB menggelar forum grub discussion ( FGD) yang dibuka Walikota Salatiga Yuliyanto di Hotel Grand Wahid, Salatiga, Jumat ( 7/5).

Diskusi tersebut menghadirkan narasumber Erry Pratama Putra ( Prochild Foundation), Henni Mulyani,( Kepala DP3AP2KB Salatiga) dan Lilik Sriyanti ( psikolog IAIN Salatiga). Sedangkan untuk peserta merupakan perwakilan dari pekerja sosial, Disdukcapil, Pengadilan Agama, Koramil, Camat, Lurah, PKK, Fatayat NU, HMI, GOW, media dan Penyuluh lapangan Keluarga Berencana.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyampaikan apresiasinya terkait inovasi pelayanan online maupun offline melalui website Pusaka, karena dapat mempermudah masyarakat menyampaikan pengaduan masalah keluarga sehingga lebih terjamin kerahasiaannya.

“Informasi tetap harus terbuka tetapi privasi korban harus dijaga, khususnya anak-anak yang harus kita lindungi masa depannya. Pusat pelayanan Pusaka ini harus diwujudkan sebagai sarana untuk mempermudah masyarakat dalam menyampaikan pengaduan,” tandas Yuliyanto.

Sementara Kepala DP3AP2KB Kota Salatiga Henni Mulyani mengatakan, forum grub discussion ini bagian dari langkah untuk mewujudkan program Pusaka, untuk mendengar dan menyarap masukan dari para stakeholder.

“ Kami juga menghadirkan penyintas KDRT, baik pelaku maupun korban. Kami berharap bisa mendengar langsung apa kebutuhan mereka,” ujarnya.

Henni berharap dengan adanya layanan Pusaka nanti diharapkan akan tercipta mekanisme yang efektif untuk mengidentifikasi, mendeteksi, menolong dan melindungi perempuan dan anak serta keluarga yang rentan terhadap persoalan kekerasan atau persoalan lainnya. Hal ini sekaligus menjadi penunjang dalam mewujudkan Salatiga sebagai Kota Layak Anak.

“ Kami berharap Pusaka ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Salatiga. Kami siap untuk menindaklanjuti aduan dari masyarakat dan kita jamin kerahasiannya. Dengan layanan Pusaka, masyarakat dapat dengan mudah mengadu kepada kami,” pungkasnya. (deb/bis)