Walikota Perempuan Pertama di Afghanistan Siap Hadapi Ancaman Dibunuh Taliban

44
Wali kota perempuan pertama di Afghanistan, Zarifa Ghafari.

JATENGPOS.CO.ID, KABUL – Kekhawatiran akan disingkirkan pun saat ini dirasakan wali kota perempuan pertama di Afghanistan, Zarifa Ghafari (29).

Dilansir The Sun, Rabu (18/8/2021), Zarifa Ghafari mengaku saat ini hanya menunggu kedatangan Taliban ke rumahnya untuk membunuhnya. Dia mengatakan, tak ada pertolongan yang datang kepadanya atau keluarganya.

“Saya duduk di sini menunggu mereka untuk datang. Tidak ada seorang pun yang datang membantu saya atau keluarga saya. Saya hanya duduk bersama keluarga saya dan suami saya. Dan mereka akan datang ke orang-orang seperti saya dan membunuh saya,” tuturnya.

Zarifa Ghafari mengungkapkan tidak bisa pergi dari Afghanistan dan meninggalkan keluarganya. Lagipula, dia juga mengaku tidak tahu akan pergi ke mana.

“Saya tidak bisa meninggalkan keluarga saya. Dan lagipula, ke mana saya akan pergi?” ujar Zarifa Ghafari.

Zarifa Ghafari merupakan perempuan yang pertama kali menjadi wali kota di Afghanistan, tepatnya di Maidan Shahr. Dia didaulat menjadi wali kota pada tahun 2018 lalu.

Zarifa Ghafari membubuhkan sejarah lantaran menjadi perempuan pertama dan termuda yang menjadi wali kota di Afghanistan.

Setelah pengangkatannya, Ghafari berkampanye untuk meningkatkan hak-hak perempuan di Afghanistan. Namun, dia menghadapi ancaman pembunuhan dari Taliban dan Isis atas pekerjaannya. (rit/dtc)