Waw Keren! Penerimaan PAD  Kudus Tembus 101,75 Persen

TEMBUS:BERI KETERANGAN: Pj Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie memberikan penjelasan soal LKPJ 2023, usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kudus, Senin siang. Foto:burhan/jatengpos

JATENGPOS. CO. ID, KUDUS-Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kudus 2023 kemarin, tercatat sebesar Rp 2,276 triliun atau tercapai 101,75 persen dari target yang direncanakan sebelumnya. Hal itu diungkapkan Pj Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie, dalam Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkab Kudus 2023, di Gedung DPRD Kudus, Senin (25/3).

Menurutnya, PAD itu bersumber dari dari PAD sebesar Rp 502,330 miliar, dengan capaian 106,05 persen. Lalu dari pendapatan transfer sebesar Rp 1,772 triliun dengan capaian 100,68 persen. Serta dari lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 1,236 miliar, dengan capain 45,78 persen.
‘’Capaian ini menjadi tren positif dan akan kami teruskan di tahun 2024 ini,’’ ujar Hasan.

Sedangkan untuk belanja daerah 2023, diakui Hasan, belum mencapai target yakni terealisasi sebesar Rp 2,384 triliun atau 90,85 persen. Belanja daerah tersebut terdiri dari belanja operasi sebesar Rp 1,683 triliun atau tercapai 88,50 persen. kemudian belanja modal terealisasi Rp 418,66 miliar atau 95,74 persen.

‘’Sementara untuk belanja tak terduga, tahun kemarin hanya terealisasi Rp 2,366 miliar atau hanya 42,22 persen dan untuk belanja transfer sebesar Rp 280,183 miliar atau 90,85 persen,’’ paparnya.

Hasan menambahkan, untuk realisasi pembiayaan daerah tahun kemarin, sebesar Rp 390,912 miliar untuk penerimaan pembiayaan. Dana tersebut bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2022. Sedang untuk pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 1,236 miliar.

‘’Pengeluaran pembiayaan ini untuk penyertaan modal atau investasi pemerintah daerah,’’ imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Hasan pun mengucapkan terimakasih kepada anggota DPRD Kudus yang turut gotong royong menerima pengungsi korban banjir. Adanya keterlibatan anggota dewan, Pemkab Kudus dapat menangani dan mitigasi bencana dengan sebaik-baiknya.

‘’Pasca banjir kami akan perbaiki infrastruktur fisik, terutama jalan. Sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman saat melakukan aktivitas sehari-harinya,’’ ungkapnya.

Sementara Ketua DPRD Kudus, Masan mendorong agar Pemkab Kudus mengoptimalkan pendapatan, agar SiLPA tidak terlalu banyak. Disisi lain, Pemkab Kudus diminta membenahi target pendapatan dan belanja, agar banyak yang dapat diakomofir. Menyusul saat ini banyak belanja infrastruktur yang perlu direalisasikan.

‘’Kalau target pendapatan terukur, bisa menambah belanja. Karena melihat situasi sekarang, butuh belanja infrastruktur yang lainnya,’’ pungkasnya. (han/rit)