Wisata Pantai Ngebum Kaliwungu Porak Poranda

Sejumlah fasilitas obyek pantai banyak yang rusak akibat diterjang gelombang air laut yang tinggi. FOTO : ADYE VIANT/JATENGPOS.CO.ID

JATENGPOS.CO.ID, KENDAL – Diterjang air gelombang tinggi perairan laut Jawa, kawasan wisata Pantai Ngebum di Desa Mororejo Kaliwungu Kendal rusak parah, Sabtu (2/12). Sejumlah pohon peneduh ditepi pantai ambruk, kapal wisata juga rusak terseret ombak.

Bahkan, sejumlah warung-warung yang berada dikawasan tersebut ikut rusak termasuk fasilitas wisata pantai seperti bangku dan kapal yang biasanya digunakan pengunjung di tepi pantai.

Pohon peneduh di sepanjang pantai juga ikut tumbang, akibat terjangan gelombang air laut jawa yang mencapai ketinggian hingga 1,5 meter. Kapal-kapal yang tersender di bibir dan tengah laut terseret ke daratan hingga 50 meter.

Para pemilik kapal pun mau tidak mau harus  memperbaiki kapal dan menyingkirkan pohon yang tumbang. Menurut salah seorang warga sekitar,  Kafidin (46) mengungkapkan ombak besar dan angin cukup kencang menerjang pantai hingga menumbangkan sejumlah pohon peneduh dan kapal yang ada di tepi pantai. Tentu saja, kondisi ini membuat masyarakayt yang ingin berwisata di tempat itu harus bersabar, menunggu kondisi normal.

“Kapal ini biasanya saya ikat di bibir pantai, namun karena ombak pantai sangat besar, kapal terseret hingga ke daratan. Tidak  hanya kapal dan pohon sejumlah fasilitas umum seperti bangku pengunjung yang ada di tepi pantai ikut rusak. Serta sejumlah warung juga ikutvrusak diterjang kerasnya ombak,” bebernya.

Senada dikatakan Triyanto (47) warga lainnya menuturkan tingginya gelombang diakui pemilik warung tidak seperti biasanya, ketinggiannya bahkan mencapai tiga meter lebih. “Warung yang dekat dengan pantai rusak, air laut juga menggenangi pemukiman warga di sekitar obyek wisata pantai ngebum ini,” tutur warga Ngebum ini.

Sementara itu, Nadhirin (39) salah seorang pengunjung asal Boja,  mengatakan kendati gelombang air laut tinggi dan ombak sangat besar, terlihat beberapa pengunjung wisata banyak yang nekat juga berenang di pantai. Meski khawatir, kawasan wisata ini sudah menjadi tujuan utama warga Kendal dan sekitar karena murah dan pantainya yang bersih.

“Kondisi ombaknya masih besar. Namun banyak juga para pengunjung lainnya tetap berenang, meski ada rasa khawatir,” tukasnya.

Melihat kondisi tersebut, diperkirakan ombak besar ini akan terjadi hingga sepekan mendatang, pihak pengelola kawasan obyek wisata ini juga sudah memperingatkan para pengunjung agar tidak berenang hingga ke tengah laut. (via/saf)