JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Jawa Tengah. Maskapai penerbangan bertarif rendah asal Singapura, Scoot, resmi mengumumkan pembukaan rute baru Singapura–Semarang yang akan mulai beroperasi pada 23 Desember 2025. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Scoot memperluas jaringan penerbangan di Asia Tenggara.
Penerbangan menuju Semarang akan dilayani tiga kali seminggu menggunakan Airbus A320, dan akan meningkat menjadi empat kali seminggu mulai 1 Januari 2026. Seluruh penerbangan akan transit di Bandara Changi Singapura, yang juga menjadi hub utama Scoot dan Singapore Airlines Group.
“Peluncuran penerbangan baru ke Semarang menegaskan komitmen kami memperkuat konektivitas dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lancar bagi pelanggan,” kata Leslie Thng, Chief Executive Officer Scoot.
Semarang dipilih karena potensinya sebagai kota perdagangan dan wisata yang terus tumbuh. Selain dikenal dengan Gedung Lawang Sewu, Masjid Agung Jawa Tengah, dan kawasan kuliner Kota Lama, Semarang juga menjadi pintu gerbang wisata ke berbagai destinasi di Jawa Tengah seperti Dieng, Karimunjawa, dan Borobudur.
Tarif tiket ekonomi satu arah dari Semarang ke Singapura ditawarkan mulai Rp1.200.000, sudah termasuk pajak dan biaya tambahan. Tiket dapat dipesan mulai hari ini melalui situs resmi www.flyscoot.com, aplikasi seluler Scoot, serta kanal penjualan lainnya.
Selain Semarang, Scoot juga membuka penerbangan baru ke Labuan Bajo, Palembang, dan Medan secara bertahap antara Desember 2025 hingga Februari 2026. Rute-rute baru ini akan menambah total jaringan Scoot menjadi 83 destinasi di 18 negara dan wilayah di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa.
Mulai Februari 2026, Scoot akan mengoperasikan lebih dari 120 penerbangan mingguan ke 15 kota di Indonesia. Langkah ini mempertegas posisi Indonesia sebagai pasar terbesar bagi Scoot di kawasan Asia Tenggara.
Selain membuka rute baru, Scoot juga meningkatkan frekuensi penerbangan ke sejumlah kota seperti Jakarta, Bali, Yogyakarta, Surabaya, dan Manado untuk memenuhi permintaan perjalanan yang meningkat.
“Semarang adalah pasar yang tumbuh pesat dengan potensi besar di sektor wisata dan perdagangan. Kami berharap penerbangan baru ini dapat memperkuat hubungan ekonomi dan pariwisata antara Indonesia dan Singapura,” ujar Leslie Thng.(aln)




