30 C
Semarang
Minggu, 22 Februari 2026

Keseruan Liburan Nataru di Dusun Semilir, Banyak Spot Tematik Baru Pengunjung Tembus 60 Ribu 

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momen kebersamaan keluarga bertamasya. Terlebih, di tempat bernuansa alam dan wahana hiburan menjadi pilihan utama. Destinasi wisata pun panen pengunjung, salah satunya di wisata Dusun Semilir (Dusem) Bawen, Kabupaten Semarang.

Selama periode libur Nataru wisata Dusem dikunjungi wisatawan mencapai 60.000 lebih. Puncak kunjungan tercatat pada tanggal 27-28 Desember 2025 dan pada tanggal 1 Januari 2026. Jumlah pengunjung di masa pergantian tahun itu rata-rata mencapai 500 hingga 700 lebih pengunjung per hari.

“Antusias para pengunjung sangat luar biasa, terutama pada peak season (puncak kunjungan, red) yakni 27-28 Desamber dan 1 Januari setiap harinya 500 pengunjung bahkan hingga 700 lebih pengunjung. Anemo wisawatan ini tidak hanya terjadi di Dusem, juga di wisata lainnya di Kabupaten Semarang,” ujar Direktur Sales & Marketing Dusem, Haryo Priambodo kepada Jateng Pos, kemarin.

Disebutkan, antusias kunjungan wisatawan tidak lepas adanya tambahan wahana tematik baru disuguhkan spesial menyambut libur Nataru kali ini. Khususnya pada malam hari dihadirkan gemerlap lampu di wahana Alas Angon. Selain itu, spesial Dusem Wonderland menampilkan drama musikal ‘The Legend of Osil’, Parade Wonderlight, live music, nobar film pendek bareng Peri Luna, dan lainnya.

Baca juga:  Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro Terpilih Jadi Ketua Korpri

“Wahana Alas Angon menambahkan lampu-lampu artistik berbentuk aneka binatang dan burung yang menjadi daya tarik sendiri. Khususnya pada malam hari banyak dijadikan jujugan pengunjung untuk tempat selfi bareng keluarga,” ungkapnya.

Wisata Dusem merupakan tempat wisata keluarga dan anak-anak. Tak kalah seru anak-anak memadati wahana Kids Paradise yang kini dilengkapi aneka prosotan dan ayunan untuk bermain sepuas-puasnya. Sedangkan, orang tua rilek menunggu di bangku teduh yang ada di sekitar wahana.

“Kita juga punya wahana Prosotan Pelangi menjadi unggulan, merupakan satu-satunya tertinggi dan terpanjang di Indonesia. Khususnya remaja dan dewasa pada liburan banyak yang menggunakan untuk uji adrenalin sekaligus melihat view alam sekitar Duseum yang indah dari ketinggian,” tambahnya.

Keseruan lain terlihat di wahana air Banyubiru yang menjadi satu-satunya wisata di Kabupaten Semarang memiliki wahana sungai buatan dengan kano dan gandola. Semakin membuat meriah suasana wisata Dusem. Pengunjung bisa menaiki perahu gandola sembari menikmati drama musikal The Legend of Osil di arena panggung terbuka yang dikelilingi air.

“Masih banyak wahana lain yang menjadi favorit wisatawan seperti ruang salju dan ATV (All-Terrain Vehicle), ini paling disukai anak-anak dan remaja. Kita bersyukur pengunjung selama Nataru ini tembus dari target sebanyak 60.000 lebih wisatawan,” tandasnya.

Baca juga:  Milenial Sedulur Mas Dar! Dukung Daryono Maju Pilgub

Selanjutnya, tambah Haryo, suguhan Dusem setelah libur Nataru tengah menyiapkan wahana tematik baru menyambut Hari Valentine pada tanggal 14-15 Februari, disusul tanggal 16-17 Februari menyiapkan wahana bertemakan Imlek dan tanggal 18 Februari menyambut bulan suci Ramadhan.

“Keseruan berwisata dan bermain di Dusem telah kami siapkan bersusulan pada event perayaan Hari Valentine, Imlek dan menyambut bulan Ramadhan. Khusus selama ramadhan kami hadirkan acara buka bersama dan dinner sambil menikmati hiburan bersama keluarga,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah (Jateng), mencatat kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 3.893.360 wisatawan. Angka itu mengalami kenaikan 1,89% dibanding periode sama atau Nataru 2024/2025 yang hanya mencapai 3.820.991 orang.

Kepala Disporapar Jateng, Masrofi mengatakan, dari total itu, Kabupaten Klaten berada di urutan kedua kunjungan wisatawan terbanyak atau berada di bawah Kota Semarang. Destinasi wisata Kota Lama Semarang paling diminati dengan jumlah 461.197 wisatawan.

“Kawasan Kota Lama Semarang, tidak berbayar. Jadi untuk menikmati lokasinya sendiri tidak dipungut biaya. Ini yang menyebabkan orang-orang banyak tertarik berkunjung, ditambah wisata kuliner dan spot foto,” ujarnya, akhir pekan kemarin. (muz)



TERKINI

Rekomendasi

...