Yuk Ngabuburit di Salatiga, Tempatnya Ramai Kulinernya Banyak 

NGABUBURIT: Para pedagang makanan dadakan di Jalan Jenderal Sudirman selama Ramadhan. ( foto : dekan/ jateng pos).

JATENGPOS. CO. ID, SALATIGA- Sudah menjadi tradisi setiap bulan Ramadhan tiba, banyak penjual dadakan yang menjual makanan /minuman di pinggir jalan untuk menu buka puasa atau takjil. Masyarakat pun memanfaatkan momen banyaknya penjual ini untuk ngabuburit menjelang buka puasa.

Di Kota Salatiga, biasa tempat ngabuburit yang terkenal di kota berhawa sejuk ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman, persisnya di sebelah selatan Bundaran Tamansari. Puluhan pedagang dari berbagai jenis makanan berjejer menjajakan dagangannya. Mereka buka dasar dagangan mulai pukul 15.00 hingga pukul 18.45. WIB, “ Ya setiap bulan puasa jualan disini, kalau hari biasa jualan di depan rumah,” kata Yuli penjual makanan khas Korea ini saat ditemui, Minggu (17/3).

Berbagai jenis makanan/ minuman, baik makanan berat ada disini. Bahkan ada juga makanan tradisional yaitu berbagai jenis bubur sungsum. Makanan ini tidak kalah dengan makanan ala milenial seperti sosis bakar jumbo dll, karena penggemar bubur sungsum ini juga masih banyak dari semua kalangan.” Saya beli bubur sungsum sebagai takjil, rasanya enak dan manis,” kata Risky seorang mahasiswi yang tinggal di Sidorejo, Salatiga ini.

Makanan khas Salatiga yaitu tumpang koyor juga ada di tempat ngabuburit ini. Memang yang dijual tidak hanya tumpang koyor saja, melainkan juga lauk dan sayur lainnya. Dari pengamatan, dagangan lauk ini banyak diserbu pembeli.” Ya ini mas, untuk lauk buka ini nanti sekalian beli sayur untuk saur nanti,” kata Ny Astuti.

Sementara, makanan dan jajanan takjil Ramadhan ini tidak hanya dinikmati dan dibeli oleh kaum muslim saja yang melaksanakan puasa melainkan juga para mahasiswa dari luar Jawa yang kebetulan kuliah di sebuah universitas swasta ternama di Salatiga.” Ya, saya bersama teman-teman kost kalau sore beli makanan disini, jenisnya banyak dan komplit, kita bisa memilih sesuai selera kita,” kata Grace mahasiswi asal Maluku ini.

Karena banyak pengunjung dan banyak sepeda motor yang diparkir, maka untuk kelancaran arus lalu lintas, sejumlah petugas dari Polres Salatiga disiagakan di lokasi untuk mengatur lalin dan juga keamanan. (deb/jan)