25 C
Semarang
Jumat, 30 Januari 2026

Kerabat Kasepuhan Cirebon Apresiasi Alun-alun Kejaksan Cirebon

JATENGPOS.CO.ID,  KOTA BANDUNG – Kerabat kasepuhan Cirebon menyambut baik revitalisasi Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon yang baru diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rabu (21/4/2021).

Menurut kerabat kasepuhan dan tokoh masyarakat Cirebon Indra Gunadi, pembangunan kembali alun- alun tidak semata menambah landskap kota tapi fungsi penunjang memakmurkan masjid seperti dalam pesan Sunan Gunung Djati: “Ingsun titip tajug lan fakir miskin.”

“Tajug itu artinya masjid. Jadi ya sangat tepat dengan merevitalisasi alun-alun seperti sekarang itu sama saja dengan ikut memakmurkan masjid, karena letaknya yang berdekatan. Interaksi sosial di alun-alun pasti sedikit banyak berhubungan dengan masjid” kata Indra, Kamis (22/4/2021).

Baca juga:  Generasi Muda Diharapkan Mampu Ubah Persepsi Lembaga Legislatif jadi Lebih Baik

Selain fungsi sosial, alun-alun juga bisa menjadi sarana edukasi kesejarahan. “Apalagi dengan adanya fasilitas microlibrary dan display-display lainnya. Itu bisa menjadi sarana pengenalan dan  pelestarian sejarah Kota Cirebon sendiri,” ujarnya.

Indra juga menilai secara keseluruhan landskap dan ornamen alun-alun Kota Cirebon itu sangat mewakili dan identik dengan budaya Cirebon. Ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan keindahan alun-alun yang sudah ditata sebagus itu.

“Bukankah dalam agama juga menjaga kebersihan itu adalah sebagian dari iman? Dan bukti ketakwaan itu adalah dengan mensyukuri atas segala ciptaan-Nya melalui hasil karya makhluk-Nya,” pungkas Indra.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon, Rabu (21/4/2021). Alun- alun dirancang oleh arsitek Indonesia – Jerman pasangan suami istri Daliana dan Florian.

Baca juga:  Pelonggaran Pada PPKM Level 4 Harus Diantisipasi dengan Baik

Duo artistek ini merancang dengan inspirasi gapura atau Candi Bentar yang mereka terjemahkan ke dalam bentuk plaza kontemporer. Ditambah, lokasinya sangat unik, dikelilingi Masjid At-Taqwa, monumen bersejarah, dan ada juga PKL dan akses halte bus. Di sana terdapat undakan untuk duduk-duduk. Selain ada plaza memorial, alun-alun juga dilengkapi dengan perpusatkaan kecil (microlibrary) untuk kebutuhan membaca masyarakat. (Pun/Humas Jabar)



TERKINI

Rekomendasi

...