JATENGPOS.CO.ID, DEMAK – Kebijakan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak pada akhir tahun 2004, di tujukan untuk pemenuhan hak perempuan di bidang ekonomi dengan cara menghimpun seluruh kekuatan yang ada, baik dari sektor pemerintah, non pemerintah, perguruan tinggi, perbankan maupun kekuatan masyarakat umum, untuk secara bersama-sama dan harmonis mengupayakan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan. Melalui sinergi, ini seluruh permasalahan yang dihadapi perempuan dalam meningkatkan produktivitas ekonomi, diharapkan dapat diatasi secara bertahap dan berkesinambungan.
Untuk itu pada Sabtu 11 September 2021 Pukul 08.00 Wib, Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, menindaklanjuti undangan kegiatan yang diselenggarakan oleh DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah. Adapun kegiatan tersebut dalam rangka Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan Tahun 2021 yang bekerjasama dengan Dinsos P2PA pada Bidang P2PA Kabupaten Demak Plt. Kabid P2PA Maftukhah Kurniawati, SH, MH dan Plt. Kasi KHPK Ana Istiqomah, S.Psi, Psi. Untuk kegiatannya dilakukan di Balai Desa Kalianyar Kecamatan Wonosalam yang dihadiri 20 peserta dari Perempuan Kader PKK dan Anggota Karang Taruna Desa Kalianyar.
Untuk pemateri atau Narasumber dari Anggota DPRD Propinsi Jateng dan Plt. Kabid P2PA Kab. Demak. Diantaranya adalah Nur Saadah, S.Pd.I, MH, Sri Hartini, ST, M. Nur Khabsyin, S.Pd, MH, dan Maftukhah Kurniawati, SH, MH
Pelatihan kemarin dibuka oleh Kepala Desa Kalianyar dan dilanjutkan dengan Sambutan dari Kepala DP3AP2KB Prov. Jawa Tengah yang diwakilkan oleh Kasubbag Umpeg DP3AP2KB serta Arahan dari Plt. Kabid P2PA Maftukhah Kurniawati, SH, MH.
Menurut Maftukhah, untuk tujuan kegiatan adalah mewujudkan dan meningkatkan pendapatan keluarga, melalui usaha mandiri kreatif dengan mengoptimalkan Sumber Daya Alam yang ada di sekitar. S
“Sebagai peluang usaha untuk membantu perekonomian di lingkungan masyarakat. Serta harapan kedepan kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan perempuan sehingga Angka Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dapat meningkat,” jelasnya.














