24 C
Semarang
Jumat, 23 Januari 2026

Bermain Peran Tingkatkan Hasil Belajar Materi Rasul Ulul Azmi

 Tujuan mulia Pendidikan Agama islam di sekolah adalah   meningkatkan keimanan, ketakwaan   melalui pengetahuan,penghayatan,pengalaman. Pendidikan Agama Islam diharapkan dapat membentuk jati diri peserta didik yang berupaya menyempurnakan keimanan,ketakwaan dan membentuk  kepribadian  yang  tercermin dari tingkah  laku atau akhlak mulia, dan kesantunan.. Menjadikan manusia yang kuat dan tangguh menghadapi tantangan dan hambatan dalam  persaingan  global dan  mampu menghadapi perubahan budaya dalam masyarakat dan bernegara.

Pendidikan Agama Islam  merupakan mata pelajaran yang dianggap rumit  oleh sebagian peserta didik karena disamping bermuatan praktik juga bermuatan hafalan  seperti materi Rasul Ulul Azmi.  Untuk menghafalkan 25 Nabi dan Rasul bagi  peserta didik mungkin mudah, tetapi untuk menentukan Rasul Ulul Azmi banyak siswa yang tidak hafal dan tidak tahu, iniah yang dialami oleh peserta didik kelas V SD Negeri 1 Kramat Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung, hasil belajar pada materi tersebut masih rendah.

Meningkatnya Hasil belajar merupakan tolak ukur berhasilnya Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah. Hasil belajar sebagai hasil yang telah dicapai seseorang setelah mengalami proses belajar dengan  terlebih dahulu mengadakan evaluasi dari proses belajar yang dilakukan. (Arikunto, 2013:63).  Menurut Kunandar (2013:62), hasil belajar adalah kompetensi atau kemampuan tertentu baik kognitif, afektif, maupun  psikomotorik yang dicapai atau dikuasai peserta didik setelah mengikuti proses belajar mengajar.

Baca juga:  Mengenal Simbol Pancasila lebih Mudah dengan Picture and Picture

Untuk meningkatkan hasil belajar ini dapat dipengaruhi oleh pemilihan model pembelajaran , pemilihan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi pembelajaran  akan meningkatkan hasil belajar siswa. Perlu juga diperhatikan pemilihan model ini  disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik materi yang dibahas. Model pembelajaran yang dipilih diharapkan peseta didik ikut aktif ambil bagian dalam pembelajaran dan  juga akan memudahkan mendapat pengetahuan dari materi pembelajaran tersebut.

Bermain Peran atau Role Playing  adalah Model yang  memberikan kesempatan kepada siswa-siswa untuk praktik menempatkan diri mereka dalam peran-peran dan situasi-situasi yang akan meningkatkan kesadaran terhadap nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan mereka sendiri dan orang lain(Aris Soimun,2014:161) . Sedangkan menurut Nurdyansah dan Andiek Widodo Bermain peran  pada prinsipnya merupakan metode untuk  menghadirkan peran-peran yang ada dalam dunia nyata kedalam suatu pertunjukan peran di dalam kelas/pertemuan,yang kemudian dijadikan sebagai bahan refleksi agar peserta memberikan penilaian tersendiri(Nurdyansah dan Andiek Widodo,2015:75)

Baca juga:  PJJ Lebih Efektif, Gunakan Aplikasi Zoom Meeting

 Langkah-langkah pokok dari Model Bermain Peran. antara lain: memilih situasi bermain peran, mempersiapkan kegiatan,  memilih peran dan  menyiapkan penonton, memainkan peran dan mendiskusikan dan mengevaluasi kegiatan bermain peran. Hal-hal yang  harus dilakukan  pertama guru menyiapkan skenario yang akan ditampilkan.Kedua guru menyiapkan siswa untuk mempelajari skenario yang akan ditampilkan. Ketiga guru membuat kelompok siswa dan menerangkan kompetensi yang akan dicapai. Keempat guru memanggil siswa yang sudah dipilih untuk berperan sesuai skenario yang sudah disiapkan dan siswa lainnya membentuk kelompok dan diberikan lembar kerja.Kelima masing-masing kelompok menyampaikan hasil kesimpulannya setelah itu guru memberikan kesimpulan secara umum.Keenam Evaluasi dan diakhiri penutup.

Model Pembelajaran Bermain Peran dapat meningkatkan hasil belajar pada materi Rasul Ulul Azmi , hal itu didapat dari  pemahaman, dan  pengembangan konsep, nilai, moral, serta noma yang dicapai.  Peserta didik langsung bekerja dan  melakukan interaksi satu sama lain dan melakukan pemecahan masalah bersama. Penggunaan model pembelajaran Bermain Peran  menjadikan  peserta didik semakin paham tentang materi Rasul Ulul Azmi.

 

oleh

Aryanto Dwi Wibowo, S.Pd.I

Guru PAI SD Negeri 1 Kramat Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung


TERKINI

Rekomendasi

...