28.2 C
Semarang
Kamis, 7 Mei 2026

Pengadaan Seragam SD di Kendal Menjadi Sorotan




JATENGPOS.CO.ID KENDAL – Program pengadaan seragam batik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal untuk siswa SD negeri menjadi sorotan. Pasalnya anggaran pengadaan seragam batik tersebut mencapai Rp5 Miliar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, seragam batik motif khas Kendal yang dirancang Bupati Dyah Kartika Permanasari ini sudah dalam tahap e-katalog.

“Batik itu kan proses pengadaannya lama. Pertama itu kan motifnya, kalau motifnya dari ibu bupati selesai, kita cari bahannya yang bagus apa. Kemudian lab kainnya dulu, jadi benar-benar mereka menggunakan kain yang sudah kita lab-kan. Baru nanti kita proses di e-katalognya,” terang Ferinando.

Ia menyebut, pengadaan seragam batik gratis yang rencananya berjumlah 25 ribu pasang ini memakan anggaran sekitar Rp 5 miliar.

Baca juga:  Pabrik Kaos Kaki Masuk Jateng, Serap 50 ribu Pekerja

“Anggaran sekitar Rp 5 miliar. Dan ini untuk seragam SD Negeri saja, satu setel atas bawah, atasnya batik bawahnya putih. Jumlahnya sekitar 25 ribu seragam. Prosesnya saat ini sedang pembuatan dokumen maju e katalog,” ungkapnya. Namun, pengadaan seragam batik tersebut hanya untuk sekolah atau SD Negeri saja.

“Kenapa negeri saja? Karena sekolah swasta biasanya kan sudah punya batik sendiri,” sambungnya. Realisasi pengadaan seragam batik ini ditargetkan tahun ajaran baru 2025/2026.

Rencana pengadaan seragam batik rancangan bupati ini dikritik Wakil Ketua Komisi D DPRD Kendal, Sulistyo Ari Wibowo. Sulistyo pun meminta Pemkab Kendal mengkaji ulang rencana ini di tengah kondisi keuangan daerah yang terdampak efisiensi.

Baca juga:  OTG Covid-19 di Kudus Diminta Isolasi di Tempat Khusus

“Prinsipnya sudah kami klarifikasi, seragam ini untuk identitas siswa Kendal. Tapi, dengan efisiensi, tetap harus ada skala prioritas,” katanya.(akh/sgt)




TERKINI




Rekomendasi

...