25 C
Semarang
Minggu, 8 Maret 2026

Audero Cedera Maarten Paes Siap Gacor

JATENGPOS.CO.ID,  JEDDAH – Tinggal hitungan hari, Timnas Indonesia akan mengawali laga beratnya di Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Bertempat di King Abdullah Sport City, Indonesia akan menantang tuan rumah Arab Saudi, pada Rabu (08/10/2025) atau Kamis (09/10/2025) dinihari WIB. Selain Arab Saudi, Tim Garuda juga menghadapi Irak tiga hari kemudian di tempat yang sama.

Sayangnya, Indonesia minus kiper utamanya, Emil Audero. Emil dipastikan absen karena masih berurusan dengan tim medis setelah mengalami cedera otot jelang membela timnya, Cremonese, melawan Como dalam lanjutan Serie A 2025/2026 beberapa waktu lalu. Minus Emil, pelatih Patrick Kluivert kemungkinan besar akan memainkan Maarten Paes sebagai starter.

Menurut pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, laga melawan Arab Saudi pastinya menjadi laga sarat emosional. Hal itu disampaikan Ronny Pangemanan via kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan.

“Kiper terbaik kita Emil Audero tidak bisa bergabung, ketika dia mundur jelang pertandingan Cremonese melawan Como pekan kemarin. Itu yang membuat banyak meragukan tentang apakah Emil akan tersedia menghadapi Arab Saudi dan Irak,” kata Ronny Pangemanan.

“Memang harapn-harapan itu muncul dan bahkan dalam video saya sebelumnya kan sudah berbicara dapai info dari manager Pak Sumardji masih yakin karena masih terus berkomunikasi dengan Emil bahwa Emil aman, Emil bisa siap dan itu kerinduan bagi Emil,” imbuh pengamat yang akrab disapa Ropan.

Gagal tampil tentunya membuat Emil sedih, mengingat laga nanti sudah lama ia nantikan karena sangat menentukan nasib Indonesia menuju putaran final Piala Dunia 2026.

“Dia bertekad untuk bisa membela Indonesia karena ini pertandingan yang sangat penting kata Emil. Apalagi menghdapai Arab Saudi dan Irak, siapa yang tidak ingin membela Timnas Indonesia? Pastinya semuanya akan mau, apalagi pemain seperti Emil,” ujar Ropan.

Baca juga:  Laga Potensi Mengejutkan

“Dia sudah berusaha. Sampai kemarin dia terus dipantau oleh tim medis untuk mengetahui perkembangan dari Emil. Saya sendiri mengharapkan bahwa Emil akan ada. Tetapi akhirnya harus diputuskan ketika Nadeo suda diberangkatkan kemarin. Setelah Nadeo, juga Reza Arya Pratama.”

Sebelumnya, Maarten Paes juga sempat dikabarkan cedera bersama klubnya, FC Dallas. Namun kebugarannya terus membaik dan inilah yang membuat tim pelatih lega, terlebih disaat Emil tak bisa diturunkan.

“Dari sini sudah bisa digambarkan memang ada sesuatu di sini, Patrick Kluivert yang akan memastikan siapa yang akan mengawal di bawah mistar kita”

“Tapi ada berita bagus, ketika Patrick Kluivert mengatakan Emil tidak bisa bergabung, Maarten Paes yang juga sebelumnya mengalami masalah cedera dengan klubnya, FC Dallas, dan melewati tujuh pertandingan. Tapi Patrick Kluivert mengatakan bahwa Paes bisa bergabung. Nah, itu kan kabar baik,” tutur Ropan.

“Ini menarik, ada sebuah penampilan emosional dari Paes karena dia memulai kariernya di Timnas Indonesia melawan Arab Saudi yang berakhir 1-1 dan dia menggagalkan penalti dari Salem Al Dawsari saat itu. Sekarang ketika Emil tidak ada, sudah pasti Maarten Paes yang akan dimainkan,” pungkas Ropan.

Maarten Paes diprediksi cukup fit untuk tampil di putaran keempat Kualifikasi Pildun 2026 zona Asia. Sinyal ini bisa diamati dari statusnya pada laga FC Dallas kontra LA Galaxy di pentas MLS.

Pada laga kandang, Sabtu waktu setempat atau Minggu hari ini yang dimenangkan FC Dallas dengan skor 2-1 itu, Maarten Paes duduk di bangku cadangan. Ini merupakan kali pertama bagi kiper Timnas Indonesia itu kembali masuk skuad utama.

Maarten Paes terakhir kali membela FC Dallas saat dikalahkan New York City 3-4 pada 26 Juli silam. Lantaran mengalami cedera hamstring, kiper naturalisasi Indonesia itu absen sebanyak delapan pertandingan.

Baca juga:  PSSI dan PT LIB Diminta Segera Pertegas Jadwal Liga

Namanya pun sama sekali tak tercantum di skuad FC Dallas pada pertandingan kandang dan tandang.

“Kalau Maarten Paes sudah masuk skuad lagi, berarti kondisinya sudah membaik. Ini kabar gembira, dan semoga dia fit seratus persen untuk Timnas Indonesia,” kata Hermansyah, kiper Timnas Indonesia era 80-90an.

Setelah Emil Audero positif absen akibat cedera otot maka kehadiran kiper yang neneknya lahir di Pare, Kabupaten Kediri ini, sangat dibutuhkan Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi dan Irak pada 9 dan 12 Oktober mendatang.

“Pelatih akan memeriksa kondisi terakhir Maarten Paes saat tiba di Jeddah nanti. Meski semisal tanpa Emil Audero dan Maarten Paes, sebenarnya saya yakin dengan kualitas kiper dari Super League,” lanjut Hermansyah.

Mantan kiper Timnas Indonesia di Pra Piala Dunia 1985 ini menyebut Ernando Ari dan Nadeo Argawinata sudah punya pengalaman di laga Internasional.

“Kenapa saya yakin dengan kiper lokal? Karena Ernando Ari dan Nadeo Argawinata sudah jadi andalan Timnas Indonesia sebelum kedatangan Emil Audero dan Maarten Paes,” jelasnya.

Namun, andai Maarten Paes dinyatakan bugar akan membuat posisi penjaga gawang makin mantap.

“Sebenarnya kualitas kiper lokal kita tak beda jauh dengan yang naturalisasi. Posturnya saja yang kalah tinggi. Tapi, bagus juga bila Maarten Paes bisa main,” imbuh Hermansyah.

Sebagai mantan kiper dan sekarang aktif jadi pelatih kiper, Hermansyah menilai Maarten Paes harus diperiksa dengan cermat karena absen cukup lama akan memengaruhi feeling-nya.

“Selama absen Maarten Paes tak merasakan tekanan di laga resmi. Ini juga harus jadi pertimbangan tim pelatih. Saya pernah mengalami itu waktu di Timnas Indonesia. Saya baru sakit kuning dan sudah sehat. Tapi, saya belum bisa langsung main. Saya harus mengembalikan feeling sebagai kiper,” tuturnya. (bol/riz)



TERKINI

Rekomendasi

...

SMARTFREN Perluas Jaringan 4G LTE ke Kendal

Lampu Hijau Inter

Gabung Klub Korsel

Tertarik Lanjutkan Karier di MLS

Prancis ke Final

PSIS Dipecundangi Bali United 2-0