29 C
Semarang
Sabtu, 31 Januari 2026

NPL Jateng Naik ke 5,5 Persen

Pemulihan Kredit Masih Tersendat

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG – Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di Jawa Tengah kembali mencatat kenaikan dan kini berada di level 5,5 persen. Angka tersebut melewati batas ideal yang ditetapkan industri keuangan dan menunjukkan pemulihan kredit yang belum sepenuhnya berjalan.

Kepala OJK Jateng, Hidayat Prabowo mengatakan, kenaikan NPL terjadi dalam dua tahun terakhir seiring kemampuan bayar sebagian debitur yang masih tertahan. Sektor usaha yang terpukul pandemi belum seluruhnya pulih sehingga kualitas kredit ikut terpengaruh.

“NPL di Jawa Tengah masih menjadi pekerjaan rumah karena angkanya meningkat dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.

Dijelaskan, OJK mencatat dua faktor utama yang pmendorong tingginya kredit macet. Pertama adalah dampak pandemi yang masih menyisakan beban bagi pelaku usaha, terutama yang bergerak di sektor non-prioritas.

Baca juga:  Pertamina Hadirkan Promo BBM dan Trade In BrightGas Lewat MyPertamina

Faktor kedua adalah pertumbuhan kredit yang belum cukup kuat di sektor riil. Pelaku usaha dinilai belum agresif mengajukan pembiayaan, sehingga perbaikan kualitas kredit berjalan lebih lambat.

“Pertumbuhan kredit memerlukan dukungan dari sektor riil agar permintaan pembiayaan meningkat,” ucap Hidayat.

Perbankan diharapkan terus memperkuat langkah mitigasi risiko agar NPL dapat ditekan secara bertahap. Penguatan ekonomi daerah dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kembali kemampuan bayar debitur.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...

BI Jateng Gandeng TNI AL, Gelar Ekspedisi...

SIG Salurkan Paket Bantuan Sembako

Ada 54 Perusahaan Paparkan Kinerja

PGN Group Beli LNG PT Kayan LNG...

Let’s Get Loud! Honda DBL with Kopi...