JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang terus memperkuat kelembagaan pengawas Pemilu dengan menggerakkan peran pengawasan partisipatif melibatkan generasi muda. Diwujudkan lewat sosialisasi bertema ‘Penguatan Kapasitas Pengawasan Partisipatif Melalui Saka Adhyasta Pemilu di Kabupaten Semarang’.
Kegiatan diadakan di Melva Balemong Ungaran, Selasa (16/12/2025) dihadiri Ketua Bawaslu Agus Riyanto dan jajaran Bawaslu, perwakilan Kwartir Pramuka Cabang Semarang, dan perwakilan sejumlah organisasi pemuda.
Agus Riyanto mengatakan kegiatan Bawaslu tidak hanya di masa tahapan menjelang pelaksanaan Pemilu. Bawaslu bersama unsur partisipatif masyarakat aktif melaksanakan kegiatan pengawasan legislatif, dan mengajak masyarakat bersama menguatkan lembaga pengawasan kepemiluan.
“Penguatan kelembagaan Pemilu banyak metode menyasar ke masyarakat, diantaranya melakukan penguatan kapasitas pengawasan yang berintegritas untuk kedepannya menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, masih ada potensi pelanggaran yang akan berpengaruh pada hasil Pemilu, seperti netralitas dan potensi pelanggaran politik uang masih sangat berpotensi pada pelaksanaan Pemilu mendatang.
Bawaslu berkolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat khususnya organisasi pemuda mengenalkan kepada masyarakat pendidikan politik kepemiluan dan sadar hukum terhadap potensi pelanggaran UU Pemilu.
Agus menegaskan Saka Adhyasta Pemilu merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun pengawasan pemilu yang partisipatif dan berkelanjutan.
“Melalui Saka Adhyasta Pemilu kita mengajak peran pemuda, khususnya Pramuka Penegak dan Pandega, untuk menjadi bagian dari pengawas partisipatif,” tegasnya.
Adapun perwakilan organisasi pemuda yang hadir antara lain; Jaringan Pengawas Demokrasi (Jangkar), Perisai Demokrasi Bangsa, Laskar Jaga Hak Pilih, Gerakan Aksi Pemilu untuk Rakyat (Gaslur), dan lain organisasi lainnya.
Kegiatan menghadirkan pembicara Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Semarang, Gogo Widyatmoko, dan pemangku Jaladara Institute, Arif Gunawan.
“Peran Pramuka menudukung Bawaslu melalui Saka Adhyasta. Tentu yang dilibatkan para Penegak dan Pandega sebagai pemilih pemula. Saka Adhyasta merupakan wadah kolaboratif Pramuka dengan Bawaslu guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam kepemiluan, partisipatif pengawasan Pemilu menuju pemilu berkualitas,” ujar Gogo Widyatmoko. (muz)






