27 C
Semarang
Senin, 23 Februari 2026

Lima Sekolah Dasar di Kudus Resmi Ditutup

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Suasana lengang menyelimuti ruang kelas SDN 1 Adiwarno, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, pada hari pertama masuk sekolah, Senin (5/1) pagi. Tidak ada lagi keriuhan siswa, yang tersisa hanyalah meja-meja kosong yang tak lagi berjajar rapi.

Sekolah yang sebelumnya dilaporkan minim peminat, bahkan tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Kini resmi ditutup mulai hari ini Senin 5 Januari 2026. Seluruh operasional pendidikan dihentikan, dan para siswa kelas 2 hingga 6 dipindahkan ke SDN 2 Adiwarno yang masih berada dalam satu kompleks.

Proses pemindahan puluhan murid ini berlangsung penuh haru. Isak tangis mewarnai momen perpisahan saat para siswa harus meninggalkan gedung sekolah lama mereka. Para orang tua turut hadir mengantarkan anak-anak mereka menuju ruang kelas baru di SDN 2 Adiwarno.

Baca juga:  Wagub Jateng Dorong Gerakan Sumur Resapan Murah

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuna Widada melalui Kabid Pendidikan Dasar, Anggun Nugraha, mengungkapkan bahwa SDN 1 Adiwarno bukan satu-satunya yang ditutup. Ada empat sekolah lain yang bernasib serupa.

‘’Ada lima sekolah yang resmi ditutup mulai hari ini, yaitu SDN 1 Adiwarno, SDN 2 Gamong, SDN 4 Kedungdowo, SDN 1 Wates, dan SDN 2 Bulungcangkring,” ujar Anggun, Senin (5/1).

Anggun menjelaskan bahwa penutupan ini didasarkan pada berbagai pertimbangan matang, terutama jumlah siswa yang sangat minim. Penggabungan (regrouping) dilakukan demi efektivitas kegiatan belajar mengajar.

“Keputusan ini sudah melalui kajian dan merupakan hasil final bersama tokoh masyarakat serta komite sekolah,” tambahnya.

Sementara Guru Kelas 6 SDN 1 Adiwarno, Fachrul Tri Hidayatullah, menyebutkan ada 22 murid telah diserahkan secara seremonial kepada pihak SDN 2 Adiwarno. Namun, terdapat satu siswa yang memilih pindah ke sekolah lain karena alasan jarak rumah.

Baca juga:  Pemohon SKCK di Polres Kudus Alami Lonjakan, Polres Buka Ekstra Jam Pelayanan

“Meski terasa berat bagi anak-anak, kami berharap mereka bisa cepat beradaptasi. Alhamdulillah, sambutan dari SDN 2 Adiwarno sangat baik,” kata Fachrul.

Sedangkan Guru Kelas 6 SDN 2 Adiwarno, Surakhmad, menyambut hangat kedatangan para murid baru. Dengan tambahan 22 siswa ini, total murid di SDN 2 Adiwarno kini menjadi 78 orang. Selain siswa, dua guru berstatus ASN dari SDN 1 Adiwarno (guru agama dan guru kelas 4) juga ikut diperbantukan di sekolah tersebut.

Terkait fasilitas fisik, gedung eks-SDN 1 Adiwarno tidak akan dibiarkan terbengkalai. Pihak SDN 2 Adiwarno berencana memanfaatkan bangunan tersebut untuk ruang aula, ruang kelas tambahan, dan ruang arsip.

‘’Rencana hibah gedung ini pun telah dikomunikasikan dengan Korwil Pendidikan Kecamatan Jekulo,’’ pungkasnya. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...