30 C
Semarang
Selasa, 13 Januari 2026

Bupati Kudus Ajak Desa Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida, Senin (12/1). Momentum ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bersama, atas peran strategis desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Apel tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kudus dan Ketua TP PKK Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris.

Dalam amanatnya, Bupati Sam’ani mengucapkan selamat dan menegaskan bahwa desa memiliki posisi kunci dalam tatanan pemerintahan, sekaligus menjadi ujung tombak pelayanan publik dan keberhasilan berbagai program nasional.

“Kami ucapkan selamat, dengan peringatan ini kita evaluasi, refleksi, bagaimana desa menjadi tumpuan utama dalam tatanan pemerintahan,” ujarnya.

Pihaknya menyebut, banyak agenda pembangunan yang bertumpu pada kekuatan desa, mulai dari ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, pencegahan stunting, hingga pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Baca juga:  Bupati Pati Meninjau Layanan Terkini RSUD RAA Soewondo Pati

“Kita bersama-sama, ada banyak program seperti ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, pencegahan stunting, pengelolaan sampah, dan juga kita dukung program bapak Presiden Prabowo seperti Koperasi Desa Merah Putih,” lanjutnya.

Terkait pengelolaan lingkungan, bupati menyebut bahwa mulai tahun 2026, tiap desa di Kudus mendapatkan bantuan dana sejumlah Rp50 juta untuk pengelolaan sampah. Pihaknya menekankan bahwa perubahan harus dimulai dari desa, termasuk dalam hal pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan juga dimulai dari desa. Semoga dengan awalan ini, kita pilah sampah, olah sampah di tingkat desa,” tegasnya.

Di tengah tantangan berkurangnya dana desa, bupati mendorong pemerintah desa untuk lebih inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara sah dan legal, sekaligus melakukan efisiensi anggaran.

Baca juga:  Kasus Aktif COVID-19 di Kudus Melonjak Capai 1.031 Pasien

“Kita terus usahakan peningkatan PADes yang sah dan legal, tingkatkan inovasi. Kita juga mengurangi belanja dan perjalanan yang tidak perlu, utamakan kebutuhan yang terkait pelayanan masyarakat,” pesannya.

Menutup arahannya, bupati mengajak seluruh elemen desa untuk memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan, termasuk dalam menghadapi potensi kebencanaan.

“Kami imbau desa, RT, RW, seluruh elemen masyarakat, bersama Pemkab Kudus dan Forkopimda, bahu membahu menangani semua ini bersama-sama. Kami pesan juga, masyarakat siap siaga dalam menghadapi bencana,” pungkasnya. (mas/han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...