JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Aksi sigap dilakukan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto di tengah perlintasan kereta api Jalan Madukoro Raya, Kota Semarang, Selasa (13/1/2026) lalu.
Di tengah perjalanan dinas, dirinya sigap mendorong mobil yang mogok tepat di atas lintasan rel kereta api, sesaat sebelum kereta melintas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.50 WIB saat Kombes Pol Artanto tengah melaksanakan perjalanan dinas dan berhenti di balik palang pintu perlintasan karena ada kereta api yang akan melintas.
Pada saat yang sama, sebuah mobil minibus bertuliskan “Belajar Mengemudi” terlihat terhenti di tengah rel dan tidak dapat bergerak.
Mobil tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang pria yang sedang menjalani latihan mengemudi dengan didampingi instruktur. Diduga pengemudi mengalami kepanikan sehingga kendaraan mendadak mogok tepat di area perlintasan.
Melihat kondisi berbahaya tersebut, Kombes Pol Artanto bersama pengemudi mobil dinasnya secara spontan turun dari kendaraan dan segera bergegas mendorong mobil mogok tersebut keluar dari lintasan rel kereta api.
Berkat kesigapan mobil berhasil dipindahkan dari jalur rel hanya sekitar 20 detik sebelum kereta api melintas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu, dan seluruh pengguna jalan di sekitar lokasi berada dalam kondisi aman.
Kombes Pol Artanto menyampaikan kepada awak media, bahwa saat mobil berhenti, sinyal palang pintu kereta api telah berbunyi dan mobil tersebut mogok tepat ditengah dua jalur rel kereta api tersebut.
“Secara spontan (insting), kami bersama driver, kami langsung bergegas turun dari mobil dan berlari, kemudian langsung mendorong mobil mogok tersebut. Dan saat mobil berhasil kami dorong, kemudian kereta api dari arah timur melaju kencang ke arah barat,” terangnya, ujarnya, di Mapolda Jateng, Rabu (14/1/2026).
Lanjut KabidHumas, peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada, khususnya saat melewati perlintasan kereta api.
“Perlintasan kereta api adalah titik rawan yang membutuhkan kewaspadaan penuh. Pengendara harus memastikan kondisi kendaraan prima dan tetap tenang, agar tidak terjadi situasi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari petugas perlintasan kereta api maupun warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Kejadian ini menunjukkan pentingnya kepedulian bersama dan kesiapsiagaan dalam mencegah potensi kecelakaan di jalan raya. (ucl/rit)



