JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Laskar Honggopati menunjukkan taringnya di kancah sepak bola Provinsi Jawa Tengah. Persiharjo Sukoharjo dipastikan lolos ke babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah setelah berhasil menundukkan Persikama Kabupaten Magelang dengan skor tipis 2-1, dalam laga di Gelora Merdeka Jombor Sukoharjo, Rabu (28/01).
Gol pertama dilakukan oleh William pemain Persikama pada menit ke empat, lalu gol Persiharjo pertama dilesakkan oleh Hosemando di menit ke 7. Gol penentu Persiharjo di menit 62 oleh Rayhan.
Kemenangan ini kian mempertegas posisi Persiharjo sebagai tim yang patut diperhitungkan.
Ketua Umum Persiharjo, Eko Sapto Purnomo, mengaku bangga dengan pencapaian timnya. Namun, ia mengingatkan para pemain bahwa perjuangan belum berakhir.
“Ini bukan akhir, karena kita masih harus berjuang di laga 8 besar untuk naik ke puncak klasemen. Kami dari manajemen akan terus memberikan dukungan penuh, baik dari segi pendanaan maupun motivasi internal Terima kasih juga untuk Sukoharjo Fans yang terus mendukung,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Sukoharjo tersebut.
Kabar baik bagi para pecinta sepak bola Sukoharjo tidak hanya datang dari prestasi lapangan. Eko Sapto Purnomo mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur Stadion Gelora Merdeka Jombor telah masuk dalam agenda APBD tahun 2026.
“Dalam APBD tahun ini, perbaikan fasilitas lapangan khususnya rumput stadion dan drainase sudah disetujui untuk dikerjakan. Kami harap dukungan masyarakat agar realisasi ini berjalan lancar. Tentu kita tetap satu komando di bawah kebijakan Bupati,” tambahnya.
Machmud Lutfi Huzain Komisaris PT GMabar menyatakan siap terus mendukung Persiharjo. “Kami bangga keberhasilan sejauh ini dukungan bersama, pemerintah, masyarakat Sukoharjo, terutama bagi Sukoharjo Fans, para pecinta bola. dan kami akan terus mendukung Persiharjo,” Ungkap Machmud.
Pelatih Persiharjo, Dwi Joko, mengakui laga melawan Persikama berlangsung sangat sengit. Lawan sempat menerapkan kontra-strategi yang membuat anak asuhnya kesulitan di babak pertama.
“Pertandingan sangat ketat. Di babak pertama kita cukup sulit menembus pertahanan mereka. Namun syukur kepada Allah, kita bisa membalikkan keadaan,” ungkap Dwi Joko. Ia juga sempat menyinggung suasana stadion yang dirasa kurang “berisik” tanpa kehadiran suporter fanatik yang biasanya memberi dukungan penuh.
Pahlawan kemenangan kali ini, Rayhan, merasa emosional setelah berhasil mencetak gol penentu. Pasalnya, pemain ini baru saja pulih dari sakit dan langsung dipercaya tampil sejak awal.
“Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah. Sebelumnya saya sakit dan belum bisa membela tim, baru kali ini bisa bermain dari awal dan langsung diberi rezeki mencetak gol kemenangan. Terus dukung Persiharjo agar bisa lolos ke tingkat nasional,” kata Rayhan.
Di sisi lain, kekalahan ini diterima dengan lapang dada oleh kubu Persikama. Pelatih Persikama, Ixsan Fajar, secara ksatria memberikan ucapan selamat kepada tim tuan rumah.
“Selamat kepada Persiharjo. Untuk saat ini Kabupaten Magelang belum bisa membawa hasil untuk melangkah lebih jauh. Ada banyak hal yang perlu kami perbaiki ke depannya,” tutur Ixsan singkat.
Kemenangan ini diharapkan menjadi momentum bagi Persiharjo untuk terus melaju, didukung oleh tata kelola manajemen yang rigid serta bantuan pengamanan yang luar biasa dari jajaran Kodim dan Polres Sukoharjo. (dea/rit)




