JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – Untuk mengisi jabatan Sekda Salatiga yang kosong, Pemkot Salatiga melakukan seleksi dan tahapan yang dilalui melalui uji kompetensi.
Uji kompetensi melalui metode Assessment Center Seleksi Secara Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Salatiga. Wali Kota Salatiga dr Robby Hernawan Sp.OG membuka uji komptensi ini di Solo, Selasa ( 3/2/2026) malam. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan seleksi dari empat tahapan, yakni seleksi administratif, uji kompetensi, uji gagasan, dan wawancara.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menjelaskan, pelaksanaan seleksi terbuka dan kompetitif merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Salatiga dalam menerapkan prinsip merit sistem sekaligus memperkuat reformasi birokrasi.
“Jabatan sekretaris daerah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi, koordinator perangkat daerah, dan penghubung antara kepala daerah dan seluruh organisasi pemerintahan. Tuntutan peran sekda di era ini tentunya harus memiliki kapabilitas manajerial yang kuat, berintegritas, dan beretika, mempunyai loyalitas yang tinggi, visioner, dan adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik,” ujar wali kota.
Robby juga mengingatkan agar tahapan uji kompetensi ini dapat dilaksanakan dengan menjunjung tinggi indepedensi, profesionalisme, dan kredibilitas. Ia turut berpesan kepada para calon sekretaris daerah untuk menjaga kondisi kesehatan selama masa tahapan seleksi.
“Bapak-bapak calon kandidat sekda, saya harap dapat menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab, walaupun tiga hari, istirahatlah yang cukup sehingga dapat menghadapi pertanyaan-pertanyaan dengan baik. Kompetensi terbaik dari aspek kepemimpinan, manajerial, integritas, maupun komitmen terhadap pelayanan publik itulah yang dituntut dari seorang sekda,” katanya.
Ditambahkan wali kota, Sekretaris Daerah juga harus menjadi entrepreneur birokrasi, di mana seorang sekda harus bisa mengatur dan menciptakan suatu birokrasi yang sesuai dengan keadaan, kebutuhan, dan birokrasi yang diperlukan oleh masyarakat untuk pembangunan Kota Salatiga. ” Saya berharap hasil seleksi ini nantinya dapat diterima secara profesional dan menjadi bagian dari semangat pengabdian kepada masyarakat dan daerah,” tutup Robby.
Sementara, Kepala Bidang Organisasi dan Tata Laksana Sekretaris Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Tuhana, S.H., M.Si., mengingatkan kepada Tim Panitia Seleksi untuk dapat melaksanakan tugasnya secara profesional.
Ditegaskannya, ada empat poin penting yang harus dimiliki Sekda yaitu, pertama sekda harus punya integritas yang tinggi, memiliki kemampuan untuk menginovasi, mengkreativitas diri, sebagai ketauladanan dari perangkat daerah lain. ” Kemudian sebagai calon sekda harus bisa menentukan skala prioritas. Selain itu yang tak kalah penting juga harus bisa menentukan kebijakan yang berbasis sains, ilmu pengetahuan dan berbasis kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam tahap Uji Kompetensi yang dilaksanakan selama tiga hari yakni sejak Selasa hingga Kamis (3-5/2/2026) diikuti oleh lima calon sekda yakni Drs. Muthoin, M.Si., Yayat Nurhayat, AP.M.Si., Agung Hendratmiko, S.T., M.T., M.Si., Agung Pitoyo, A.P., M.M., dan Muh Sidqon Effendi, S.Si.T., M.T. (deb)






