JATENGPOS.CO.ID, SOLO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memanaskan mesin menyambut masa Angkutan Lebaran 2026. Guna menjamin keamanan perjalanan mudik, jajaran direksi KAI bersama pemangku kepentingan perkeretaapian melakukan inspeksi jalur menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) di wilayah Daop 6 Yogyakarta, Rabu (11/2).
Langkah proaktif ini dilakukan untuk memantau kesiapan prasarana, sarana, hingga sumber daya manusia (SDM) menjelang masa angkutan yang akan berlangsung selama 22 hari, yakni mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Rombongan inspeksi lintas selatan dipimpin langsung oleh Direktur Operasi KAI, Awan Hermawan Purwadinata, serta Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra. Turut hadir perwakilan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Dalam arahannya, Awan Hermawan menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas yang tidak dapat ditawar. Ia mewanti-wanti jajaran di lapangan untuk tetap fokus, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih berlangsung hingga masa Lebaran.
“Konsentrasi dan disiplin menjalankan tupoksi menjadi kunci. Kami juga menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 17 titik strategis untuk mengantisipasi gangguan akibat faktor alam,” tegas Awan.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, memaparkan bahwa pada tahun ini pihaknya memproyeksikan pemberangkatan sebanyak 578.700 penumpang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 8 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 535.790 orang.
“Berdasarkan data per 11 Februari pukul 17.00 WIB, sebanyak 131.622 tiket atau sekitar 23 persen dari kapasitas tersedia sudah terjual. Artinya, peluang masyarakat untuk mendapatkan tiket mudik masih cukup besar,” jelas Feni.
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas pemudik, KAI Daop 6 Yogyakarta resmi membuka penjualan tiket untuk 12 KA Tambahan Lebaran mulai Rabu (11/2). KAI mengimbau calon penumpang untuk segera melakukan transaksi melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya.
Selain armada, kesiapan personel juga ditingkatkan dengan pengerahan 46 Petugas Prasarana Ekstra, 52 Petugas Pengamanan Ekstra, dan 28 Petugas Customer Service Mobile. Sinergi lintas instansi dengan Basarnas, TNI, hingga Polri juga telah diperkuat guna mewujudkan perjalanan mudik yang aman dan berkesan bagi masyarakat. (dea)






