29 C
Semarang
Minggu, 15 Februari 2026

SPOTS dan Anvesha Tampil Memikat di iForte National Dance Competition

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Dentum musik dan sorot lampu panggung menyatu dengan tepuk tangan penonton di The Park Semarang, Sabtu (14/2/2026). Di atas panggung iForte National Dance Competition (NDC) “Inspirasi Diri” 2025–2026 regional Semarang, mimpi-mimpi muda dipertaruhkan lewat gerak dan ekspresi.

Dari puluhan tim yang tampil, dua nama mencuri perhatian. SPOTS dari SMA Cita Hati East Campus Surabaya dan Anvesha dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta berdiri paling akhir di podium, memastikan tiket menuju Grand Final Jakarta.

Di kategori SMA/SMK, SPOTS tampil penuh energi dengan konsep yang runtut dan emosional. Gerak mereka bercerita tentang seorang nelayan yang memendam mimpi untuk bersekolah, sebuah simbol bahwa setiap anak berhak atas pendidikan.

Kapten tim, Sydney, mengaku perjalanan menuju panggung juara tidak singkat. Selama dua bulan, mereka berlatih disiplin, bahkan hampir setiap hari menjelang lomba.

“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur. Semua peserta bagus-bagus, jadi kami benar-benar tidak menyangka bisa juara satu,” ujarnya dengan mata berbinar.

Pada penampilan kedua, SPOTS beralih tema ke jamu, minuman tradisional yang mulai terpinggirkan. Lewat koreografi dinamis, mereka mengajak generasi muda kembali mencintai budaya sendiri.

Di sisi lain panggung, kategori perguruan tinggi menghadirkan pertunjukan yang tak kalah kuat. Anvesha dari ISI Yogyakarta tampil dengan komposisi gerak kontemporer yang matang dan penuh simbol.

Perwakilan tim, Virgianto, menjelaskan konsep yang mereka usung bertema “entitas”. Tarian itu merefleksikan kondisi alam yang awalnya murni, lalu rusak oleh keserakahan manusia.

“Kami ingin menyampaikan tentang pemurnian. Alam yang dulu bersih kini menjadi kotor karena perbuatan manusia,” katanya.

Persiapan mereka memakan waktu tiga bulan, mulai dari merancang musik, membangun konsep, hingga menyatukan karakter tubuh para penari yang berasal dari latar belakang berbeda. Tantangan terbesarnya adalah menyamakan energi dan kekuatan gerak di atas panggung.

Head of Area Jawa Tengah 1 iForte, Renard Djunaidi menyebut, kompetisi ini diikuti 710 pendaftar dari 227 kota dan kabupaten di Indonesia. Dari 13 kota pelaksanaan, masing-masing mengirim satu juara SMA/SMK dan satu juara perguruan tinggi ke Grand Final di Jakarta.

“Penilaian mencakup koreografi, konsep, dan wardrobe yang mendukung keseluruhan penampilan,” ujarnya.

Head of Marketing Communication iForte, Victor Sihombing menambahkan, ajang ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung regenerasi seni budaya. Lagu tema “Inspirasi Diri” sendiri merupakan kolaborasi iForte bersama Yura Yunita dan Eross Candra yang memadukan semangat pop dengan sentuhan budaya Nusantara.

Selain SPOTS dan Anvesha sebagai juara pertama, posisi kedua dan ketiga juga diisi penampil terbaik. Di kategori SMA/SMK, Onerous Dance Crew dari SMA Negeri 1 Surakarta dan Ballaretatra dari SMA Negeri 1 Padamara Surakarta melengkapi podium. Di kategori perguruan tinggi, D’MAYDS dari Universitas Negeri Semarang dan SDSU dari Universitas Sebelas Maret Surakarta menyusul di belakang Anvesha.

Kini, dua tim juara regional Semarang bersiap melangkah ke Jakarta pada April mendatang. Di sana, mereka akan berhadapan dengan perwakilan dari 12 kota lain, membawa semangat daerah dan harapan untuk menari lebih tinggi di panggung nasional.(aln)



TERKINI

Rekomendasi

...