26 C
Semarang
Kamis, 26 Februari 2026

BI: Ekonomi Jateng Kuat, Inflasi Terkendali Jelang Ramadan

JATENGPOS.CO.ID,  SEMARANG-  Perekonomian Jawa Tengah diperkirakan tetap tumbuh kuat pada 2026 dengan proyeksi 4,9–5,7 persen, meskipun menghadapi lonjakan permintaan konsumsi menjelang Ramadan dan Idulfitri. Inflasi juga diperkirakan tetap berada dalam koridor yang aman di tengah upaya pengendalian harga.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, M. Noor Nugroho mengatakan, pertumbuhan ekonomi didukung konsumsi rumah tangga dan investasi yang terus kuat. Ia menambahkan stabilitas harga menjadi perhatian utama menyongsong Ramadan–Idulfitri.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah di 2026 masih solid di kisaran 4,9–5,7 persen, sementara inflasi tetap terkendali dalam target, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Noor, perekonomian daerah didorong oleh konsumsi domestik yang kuat serta perbaikan di sisi investasi dan ekspor. Pertumbuhan tersebut menunjukkan fundamental ekonomi di wilayah ini tetap tangguh, meskipun kondisi global masih bergejolak.

Baca juga:  JNE Bagikan Daging Kurban dan Hadirkan Promo Spesial Idul Adha

Ia menjelaskan Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memantau harga sejumlah komoditas strategis, termasuk bahan pangan pokok yang biasanya mengalami tekanan harga saat Ramadan. Pemantauan dilakukan agar inflasi tetap sesuai target dan stabilitas harga terjaga.

“Koordinasi pengendalian harga secara intensif bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi kunci agar inflasi tetap terjaga sepanjang Ramadan dan Idulfitri,” tambahnya.

BI juga mencatat indikator makro lain yang mendukung perekonomian Jawa Tengah, seperti aktivitas konsumsi yang meningkat pada awal tahun serta kerja sama sektor publik dan swasta dalam menjaga kelancaran distribusi barang. Upaya ini diharapkan menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di provinsi ini.

Baca juga:  PLN UP3 Sukoharjo Dukung Pengembangan Tepung Mocaf Kearifan Lokal

Dengan langkah strategis tersebut, BI menilai ekonomi Jawa Tengah berada pada jalur positif dan siap menghadapi tantangan di sisa tahun ini.(aln)



TERKINI

KAI Daop 4 Larang Ngabuburit di Jalur KA

Rekomendasi

...