26 C
Semarang
Jumat, 27 Februari 2026

ASN Provinsi Jateng Diminta jadi Duta Peduli Pengelolaan Sampah

JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Persoalan sampah memerlukan perhatian yang serius dari semua pihak. Tidak terkecuali para Aparatur Sipil Negara, di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Para ASN Setda Provinsi Jawa Tengah, bahkan didorong untuk menjadi duta-duta peduli dalam pengelolaan sampah yang baik. Sebagaimana target pemerintah, tahun 2029, 100 persen sampah sudah dikelola dengan baik.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, saat memimpin apel ” Gerakan Resik-resik Kantor”, di halaman gedung Gubernuran Jl Pahlawan Semarang, Jumat, 27 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Diawali dengan apel di halaman kantor Gubernur.

“Kami mohon bantuan panjenengan semua, bisa menjadi duta-duta, dan ujung tombak semua lini yang peduli mengelola sampah dengan baik,”pesanya.

Baca juga:  Pengamanan Perayaan Natal Berjalan Lancar, Polda Jateng Apresiasi Masyarakat Jawa Tengah 

Sebagai insan yang bertakwa dan beriman, lanjutnya, menjaga kebersihan sudah menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan. Sumarno mengutip hadits riwayat Ath Thabarani, tentang perintah membersihkan pekarangan.

“Pada bulan Ramadan ini, mari kita isi dengan kegiatan positif, termasuk menjaga kebersihan pekarangan,” ujarnya.

Sumarno juga mengingatkan dosa tentang membuang sampah sembarangan. Menurutnya, membuang sampah sembarangan akan mengganggu aktivitas orang lain. Misalnya, membuang botol mineral di selokan, yang berkumpul dengan sampah lain di gorong-gorong, sehingga mengakibatkan banjir.

“Dengan membuang sampah sembarangan, kita panen dosa karena membuat orang lain menderita tanpa kita sadari,” ujarnya.

Gerakan ‘Resik-resik Kantor’ ini sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tanggal 19 Februari 2026 nomor: 600.4/0001544 tahun 2026 tentang Gerakan Jawa Tengah ASRI.

Baca juga:  Gelar Konsolidasi, PKS Siap Menangkan Yoyok-Joss di Pilwakot Semarang

Gerakan tersebut, merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Para ASN terbagi dalam beberapa kelompok, yang membersihkan sampah di area sekitar kantor Gubernur Jawa Tengah. Mulai halaman, trotoar, Gedung Gradika Bakti Praja, dan Masjid At Atqwa.

Sumarno yang masuk dalam kelompok halaman, bahkan menyusuri selokan di sepanjang trotoar di area Jalan Pahlawan Nomor 9. Tanpa segan, dia memungut sampah-sampah kabel, plastik, dan rumput di selokan tersebut.

Sumarno juga meminta jajarannya agar melakukan perbaikan pada lantai trotoar yang pecah-pecah, agar tidak mengganggu pejalan kaki.

Sementara itu, kelompok lain juga melakukan kegiatan bersih-bersih di bagian samping dan belakang kantor Gubernur Jawa Tengah. (rit)



TERKINI

Rekomendasi

...