32 C
Semarang
Rabu, 4 Maret 2026

Galeri Al-Qur’an Museum Jenang jadi Magnet Ramadan

JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Suasana syahdu menyelimuti Museum Jenang dan Gusjigang, di tengah bulam suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Menjelang waktu berbuka, museum ini bertransformasi menjadi destinasi favorit warga untuk ngabuburit. Bukan sekadar mencari kudapan, pengunjung justru berbondong-bondong memadati Galeri Al-Qur’an yang menyimpan koleksi mushaf langka.

Koleksi yang dipamerkan cukup kontras, mulai dari Al-Qur’an raksasa yang megah hingga mushaf mini seukuran ibu jari. Keunikan ini sukses membuat pengunjung terkesima.

Salah satunya adalah Devina, pengunjung asal Pati, yang mengaku sengaja datang karena penasaran dengan keragaman bentuk kitab suci tersebut.

Senada dengan Devina, Dyah Nurmaya, pelancong dari Rembang, menilai galeri ini bukan sekadar tempat berfoto, melainkan sarana edukasi spiritual yang mendalam.

Baca juga:  12 Koperasi Merah Putih di Kudus Rampung Akhir Januari

‘’Sangat mengagumkan melihat bagaimana sejarah penulisan Al-Qur’an diabadikan di sini,’’ ujarnya.

Pengelola Museum Jenang, Mafas Andar, menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 30 mushaf yang dipamerkan dengan berbagai ukuran dan media bahan. Beberapa di antaranya bahkan telah berusia ratusan tahun.

‘’Salah satu koleksi yang paling bersejarah adalah Al-Qur’an dari daun lontar. Dulu, ini ditulis oleh para santri sebagai syarat kelulusan dari kiai mereka,’’ terang Mafas.

Tidak hanya koleksi lokal, museum ini juga menyimpan Al-Qur’an mini yang didatangkan langsung dari luar negeri, termasuk Turki. Proses pengumpulannya pun tidak main-main; tim pengelola harus melakukan pencarian panjang hingga ke luar pulau untuk melengkapi koleksi tersebut.

Baca juga:  PPKM Skala Mikro di Kudus Diperpanjang

Kehadiran Galeri Al-Qur’an ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keagamaan sekaligus mempertebal keimanan pengunjung, terutama di tengah meningkatnya antusiasme warga selama bulan suci Ramadan. (han/rit)



TERKINI

Rekomendasi

...