32 C
Semarang
Senin, 9 Maret 2026

BAZNAS RI-Mualaf Center Kabupaten Semarang Hadirkan Pesantren Jalan Cahaya di Sumowono

JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) bersama Mualaf Center Kabupaten Semarang (MCKS) menghadirkan Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan 1447 H sebagai bentuk komitmen dakwah inklusif yang menyasar mualaf di Semanding, Desa Candigaron, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang digelar pada 7 – 8 Maret 2026 di Masjid Khoirussalam tersebut diikuti 105 mualaf. Semanding adalah kampung di mana warga muslimnya sebesar 30 persen dari total penduduk kampung tersebut, dan mayoritas muslimnya adalah mualaf dari Budha.

“Alhamdulillah di kampung ini juga sedang dirintis Pesantren Masyarakat Semanding,” ujar panitia kegiatan, Olip kepada Jateng Pos, kemarin.

Program pembinaan pesantren jalan cahaya ini dirancang sebagai ruang aman dan ruang tumbuh bagi peserta agar memperoleh penguatan akidah, akhlak, dan motivasi hidup. Dengan pendekatan persuasif dan dialogis, materi yang disampaikan disesuaikan dengan realitas keseharian mereka yakni sebagai petani dan buruh kasar, sehingga nilai-nilai keislaman dapat diterapkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Diduga Sakit, Seorang Penguni Kos Bandarharjo Ditemukan Tewas

Turut hadir Ust. Abdullah Faiz SH., perwakilan BAZNAS RI, bersama Ustadz Dr. Imam Anas Hadi, M.Si (Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang), Ustadz H. Nur Edi Susilo, S.Ag., M.Si (Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Semarang), KH. Aminudin Azis Musthofa (Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Semarang), Utomo Gunarto, S.P (Sekretaris Camat Sumowono), Wakil Kepala KUA Sumowono, KH. Afif (Ketua Tanfidziyah MWCNU Sumowono), serta Wakil Kepala Desa Candigaron. Kehadiran para tokoh tersebut memperkuat komitmen bersama dalam mendampingi mualaf.

BAZNAS RI menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari optimalisasi dana zakat yang tidak hanya berorientasi pada bantuan material, tetapi juga pada penguatan spiritual dan perubahan perilaku. Hal ini disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Semarang dalam sambutannya yang sekaligus membuka secara resmi Pesantren Jalan Cahaya.

Baca juga:  Rumah Mbah Ngatini Terbakar Gegera Tungku, PMI Getasan Gercep Salurkan Bantuan

Pesantren Jalan Cahaya merupakan ikhtiar menerangi wilayah pinggiran yang kerap terabaikan dari akses pembinaan keagamaan. Ke depan, program ini diproyeksikan menjadi pintu masuk implementasi skema pemberdayaan berbasis zakat, sehingga integrasi antara penguatan spiritual dan peningkatan kapasitas sosial-ekonomi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi ini, BAZNAS RI dan MCKS berharap pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya memberikan penguatan keagamaan, tetapi juga mendorong terciptanya perubahan sosial yang lebih luas dan bermartabat bagi Kampung Mualaf Semanding. (muz)



TERKINI

Rekomendasi

...