JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Siaga Ramadan dan Idul Fitri 2026. Kesiapan itu ditinjau langsung jajaran direksi PLN di sejumlah rest area jalur Tol Trans Jawa di wilayah Jawa Tengah.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadani G. Akmalaputri mengatakan, PLN berkomitmen menghadirkan infrastruktur pengisian daya yang andal dan nyaman bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Peninjauan dilakukan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang.
“Di sini kami mengunjungi Rest Area 275A, ada 10 nozzle dan 8 unit SPKLU. Tadi saya juga sempat berbincang dengan pengguna kendaraan listrik yang sedang mengisi daya dan mereka merasa nyaman karena prosesnya mudah,” ujarnya.
Arsyadani menambahkan, PLN juga menyediakan fasilitas pendukung seperti posko dan ruang tunggu bagi pemudik yang menunggu proses pengisian kendaraan. Hal itu diharapkan membuat pengalaman perjalanan kendaraan listrik semakin nyaman selama masa mudik.
“Di rest area ini PLN juga menyediakan posko serta lounge untuk tempat menunggu yang nyaman bagi pengguna kendaraan listrik yang sedang melakukan pengisian daya,” jelasnya.
Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.668 unit SPKLU di 3.029 lokasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.681 unit SPKLU berada di jalur mudik Trans Sumatera–Jawa–Bali dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan, PLN telah melakukan berbagai langkah persiapan agar seluruh SPKLU dapat beroperasi optimal selama periode mudik Lebaran.
“Saat ini terdapat 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah dan seluruhnya telah melalui proses pengecekan serta pengujian agar siap melayani masyarakat selama masa siaga Idul Fitri,” katanya.
Untuk jalur Tol Trans Jawa di wilayah Jawa Tengah, PLN menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area. Infrastruktur tersebut terdiri dari 5 unit Ultra Fast Charging, 17 unit Fast Charging, 29 unit Medium Charging, dan 28 unit Standard Charging.
Selain itu, PLN juga menyiagakan 3.606 personel serta dua unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat jika pengguna kendaraan listrik mengalami kendala selama perjalanan mudik. Seluruh SPKLU juga terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV.
Salah seorang pengguna kendaraan listrik, Bintang, mengaku terbantu dengan fasilitas pengisian daya yang disediakan PLN di rest area jalur mudik. Ia menilai kehadiran SPKLU Center membuat perjalanan kendaraan listrik semakin nyaman.
“Pengisian dayanya cukup cepat dan fasilitasnya juga nyaman. Dengan adanya SPKLU Center seperti ini perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik jadi lebih tenang karena titik pengisian dayanya semakin banyak,” ungkapnya.
Selain infrastruktur pengisian daya, PLN juga menyiapkan layanan darurat 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta layanan WhatsApp resmi PLN untuk membantu pelanggan selama masa mudik Lebaran.(aln)










