JATENGPOS. CO. ID, KENDAL -Berlangsung hangat dan penuh keakraban. Itulah suasana
Halalbihalal Ikatan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (IGPAUD) Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU), Kecamatan Kaliwungu, di TK Tarbiyatul Athfal 01, Desa Krajankulon, Kabupaten Kendal, Selasa (7/4/2026) siang.
Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin,M.S.I, baru saja menyelesaikan arahannya di hadapan puluhan guru PAUD. Suasana mulai mencair, beberapa guru tampak masih berbincang. Sementara yang lain bersiap mengakhiri kegiatan.
Pada saat itu, Nawal tampak bersiap meninggalkan lokasi. Namun, langkahnya terhenti. Seorang guru mendekat, membawa sehelai kain putih dan sebuah spidol. Dengan penuh hormat, sang guru menyampaikan permohonannya.
“Ning ngapunten, nyuwun pesan kagem guru-guru (Ning, mohon maaf, minta pesan buat guru-guru),”kata seorang guru kepada perempuan yang akrab disapa Ning Nawal.
“Nggih, boleh-boleh,” istri Wakil Gubernur Jateng tersebut tersenyum menyambut ramah.
Nawal menerima kain dan spidol itu. Lalu berdiri di dekat dinding. Tanpa tergesa, ia mulai menuliskan sebuah pesan di atas kain putih yang semula kosong. Para guru pun perlahan mendekat. Memperhatikan setiap goresan yang dituliskan.
“Mengajar adalah teladan Rasulullah.”
Tulisan itu menjadi kalimat pertama yang muncul. Tak lama kemudian, ia menambahkan satu kalimat dalam bahasa Arab.
“Innama bu’itstu mu’alliman.”
Kalimat ini merupakan sebuah hadis Rasulullah SAW yang memiliki arti “Sesungguhnya aku (Nabi Muhammad SAW) diutus sebagai seorang pendidik.”
“Tetap semangat ya untuk mengajar anak-anak,” ucap Nawal Arafah, seusai menyertakan tanda tangan dan nama terang pada kain tersebut kepada seorang guru.
Momen singkat itu meninggalkan kesan mendalam. Bagi para guru PAUD, pesan di atas kain putih tersebut menjadi pengingat untuk terus mengajar anak-anak dengan ketulusan, kesabaran, dan keikhlasan.
Sebelumnya, dalam kegiatan tersebut, Nawal memberikan arahan kepada puluhan guru PAUD. Dia menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini, sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus.
Terlebih, kata Nawal, Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, mendukung pengembangan PAUD melalui visi “Ngopeni Bocah, Wajib Nglakoni Setahun Prasekolah”.
Sementara, Ketua IGPAUD Muslimat NU Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, Lathifah mengungkapkan, kehadiran Bunda PAUD Jateng membawa semangat baru bagi para pendidik.
“Beliau Bunda PAUD Jawa Tengah, ketika hadir di sini, kami menyambut baik. Apalagi beliau itu kan concern banget untuk pengembangan anak-anak PAUD, terutama di Lembaga Muslimat,” ungkap dia.
Di Kecamatan Kaliwungu, terang Lathifah, terdapat 12 satuan PAUD di bawah naungan Muslimat NU, meliputi TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB). Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Kabupaten Kendal.
Menurutnya, lembaga PAUD Muslimat memiliki keunggulan pada penanaman nilai-nilai ke-Aswaja-an, serta pendidikan agama Islam sejak dini, seperti membaca doa dan menghafal surat-surat pendek.
“Kalau minat bakat ada ekstrakurikuler, terutama di drum band, kemudian mewarnai, menari, itu ada, masuk di ekstrakurikuler,” ungkap Lathifah.
Pihaknya berharap dukungan dari Bunda PAUD Jawa Tengah terus berlanjut, agar para guru semakin bersemangat dalam mendidik anak-anak.
“Harapannya dengan kehadiran Ning Nawal ini menambah semangat kita, semoga TK Muslimat semakin berkembang, semakin banyak siswanya,” harap Lathifah. (rit)















