29.9 C
Semarang
Senin, 13 April 2026

Halal Bihalal PKS Kabupaten Semarang Gerakkan Ekonomi Akar Rumput




JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Semarang menggelar Halal Bihalal dengan menyuguhkan konsep menyegarkan di Kampoeng Banyumili, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Minggu (12/4/2026).

Momen silaturahmi pasca-Lebaran ini dihadiri sekitar 400 pengurus dari tingkat kabupaten hingga ranting ini, disulap menjadi ajang pemberdayaan ekonomi kerakyatan secara nyata.

Alih-alih sekadar bersalaman dan bermaafan, acara ini menjadikan Pasar Tani dan Bazar UMKM sebagai pusat perhatian yang langsung diserbu para peserta dan warga sekitar.

Sejak awal memasuki lokasi acara, para kader disambut oleh lapak-lapak dari kelompok tani binaan Bidang Petani Peternak Nelayan (BPPN) serta Bazar Boemkraf PKS. Sayuran segar yang baru dipanen menjadi incaran utama. Tak hanya itu, beragam produk lokal unggulan seperti tahu bakso, keripik tempe, telur asin, kopi bubuk, lauk frozen food, hingga kerajinan eceng gondok Rawa Pening pun ludes diborong pembeli.


Sekretaris DPD PKS Kabupaten Semarang, Ahmad Muntaha, menyebutkan bahwa konsep ini sengaja dirancang agar ajang kumpul kader membawa dampak langsung khususnya bagi kader dan masyarakat umum.

Baca juga:  Luka Robek di Dahi Ditangani Cepat Berkat Keanggotaan JKN-KIS

“Penonjolan sektor pertanian dan UMKM ini adalah komitmen nyata partai untuk memutar roda ekonomi kerakyatan secara langsung. Keberhasilan memutar roda ekonomi di tingkat bawah ini tidak terlepas dari soliditas struktur partai,” jelasnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Semarang, Muhammad Nurkholis, yang hadir bersama para Anggota Legislatif (Aleg) DPRD Fraksi PKS lainnya, yakni Nafis Munandar, Musyarofah, dan M. Jauhari Mahmud, turut mengapresiasi dukungan penuh dari anggota DPR RI Fraksi PKS, H. Muh Haris.

“Dukungan dari Pak Muh Haris di DPR RI dan seluruh kader membuat acara ini luar biasa. Kami ingin Halalbihalal ini tidak hanya menggugurkan dosa secara spiritual, tapi juga secara nyata menghidupkan ekonomi para pelaku usaha kecil dan kelompok tani yang menjadi jejaring kami,” ujar Nurkholis.

Ratusan kader menghadiri halal bihalal DPD PKS Kabupaten Semarang di Kampoeng Banyumili, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Minggu (12/4/2026). FOTO:IST/JATENGPOS

Pesan Kultural Lewat Batik

Nuansa acara semakin istimewa karena seluruh peserta menanggalkan seragam kebesaran partai dan memilih membaur dalam balutan ragam corak kain batik. Nurkholis menilai, kebanggaan mengenakan identitas budaya Nusantara ini menjadi semakin utuh dan bermakna karena diiringi dengan aksi nyata membeli produk-produk buatan warga sekitar di area bazar.

Baca juga:  Merdeka Candi, Warga Antusias Ikuti Vaksinasi

Keakraban juga semakin hangat melalui sesi tukar kado massal yang diatur dengan nominal minimal Rp15.000. Dari bingkisan berisi jajanan masa kecil hingga perabotan rumah tangga unik, tawa ceria para kader pecah, menghapus sekat-sekat formalitas antar-pengurus.

Melengkapi kegiatan yang kaya makna ini, K.H. Lutfi Chakim, Lc. memberikan tausiah penutup yang menggugah. Ia mengingatkan para kader tentang pentingnya menjaga adab bertetangga tanpa memandang latar belakang nasab maupun keyakinan.

“Antara kampung dan organisasi atau partai, maka utamakan kampungnya terlebih dahulu. Kalau ada acara tetangga, harus didahulukan tetangganya,” pesannya.

Wejangan ini menjadi pengingat pamungkas agar setiap kader tidak tercerabut dari akar sosialnya dan senantiasa membumi membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Ke depan, DPD PKS Kabupaten Semarang berkomitmen untuk terus memadukan agenda kepartaian dengan ruang pemberdayaan bagi kelompok tani dan pelaku UMKM lokal. (muz)




TERKINI




Rekomendasi

...