30.9 C
Semarang
Selasa, 14 April 2026

Menang Dramatis, Tim Megawati Selangkah Menuju Grand Final




JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) selangkah lagi memastikan tiket ke babak Grand Final Proliga 2026. Kepastian ini didapat usai sang juara bertahan menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor tipis 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) pada laga Final Four seri kedua di GOR Sritex Arena Solo, Minggu malam (12/04).

Kemenangan ketiga di babak empat besar ini menjadi modal krusial bagi Megawati Hangesti Pertiwi dan kawan-kawan sebelum bertolak ke Semarang pekan depan. Di seri penutup nanti, JPE dijadwalkan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan serta Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia guna mengunci tempat di partai puncak.

JPE sejatinya sempat mendominasi dengan merebut dua set awal melalui koordinasi apik setter Tisya Amallya serta ketajaman Irina Voronkova dan Wilma Salas. Namun, Jakarta Electric PLN bangkit di set ketiga dan keempat melalui aksi Kara Bajema dan Neriman Ozsoy, memaksa laga berlanjut ke set penentuan. Di set kelima, JPE kembali menemukan performa terbaiknya dan menutup laga dengan skor telak 15-8.

Baca juga:  'Caleg Jadi' Diisukan Batal Dilantik, Pengurus Ranting PDIP Weru Ancam Mundur Massal

Manajer JPE, Widi Triyoso, mengungkapkan bahwa evaluasi yang dilakukan tim berjalan dengan baik. Ia menekankan bahwa fokus dari trio Voronkova, Megawati, dan Wilma Salas menjadi kunci kemenangan hari ini.


Megawati pun mengakui laga berjalan menegangkan karena bayang-bayang kekalahan di Surabaya hampir terulang, namun tim berhasil tampil lebih tenang di poin-poin kritis.

Di sisi lain, asisten pelatih Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom, tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya meski harus mengakui keunggulan lawan. Ia mencatat adanya kendala pada posisi tosser yang akan menjadi bahan evaluasi untuk seri Semarang.

Hasil positif juga diraih tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi yang sukses menundukkan Surabaya Samator dengan skor telak 3-0 (25-23, 25-21, 25-21). Kemenangan ini merupakan hasil positif ketiga bagi tim asuhan Ridel Toiran dari empat laga yang telah dijalani di babak Final Four.

Baca juga:  UMS Jadi Tuan Rumah Pengajian Ramadan PWM Jawa Tengah 2026

Meski menang tiga set langsung, Rendi Tamamilang dan kawan-kawan sempat mendapat perlawanan sengit dari anak-anak Samator. Ridel Toiran menegaskan akan memanfaatkan waktu yang ada untuk terus membenahi kekurangan tim sebelum tampil di Grand Final yang akan digelar di Yogyakarta pada akhir April mendatang.

Sementara itu, manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengakui faktor mental menjadi kendala utama bagi timnya. Ia menilai para pemain muda Samator masih merasa segan saat berhadapan dengan senior mereka di kubu Bhayangkara, sehingga performa di lapangan tidak maksimal. Strategi pemulihan mental pun akan menjadi fokus utama Samator sebelum melanjutkan sisa kompetisi. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...