32.5 C
Semarang
Kamis, 16 April 2026

BAZNAS Sukoharjo Dirikan Dapur Umum, Sasar 5.000 Warga Terdampak Banjir




JATENGPOS.CO.ID, SUKOHARJO – Respons cepat ditunjukkan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Sukoharjo dalam menangani dampak banjir yang merendam wilayah Kecamatan Grogol dan sekitarnya. Sejak Rabu (15/4), BAZNAS mendirikan dapur umum mandiri di halaman Kantor Kecamatan Grogol guna menjamin pasokan pangan bagi ribuan warga terdampak.

Langkah ini merupakan bentuk penguatan dari aksi distribusi bantuan yang sebelumnya dilakukan Bupati Sukoharjo bersama jajaran dinas terkait. Sinergi di lapangan melibatkan koordinasi lintas sektoral antara Pemerintah Kecamatan, BPBD Sukoharjo, serta jajaran TNI dari Kodim 0726/Sukoharjo.

Komandan BTB Kabupaten Sukoharjo, Sofwan Faizal Sifyan, mengungkapkan bahwa keberadaan dapur umum ini menjadi pusat logistik krusial. Mengingat pada puncak banjir, tercatat sekitar 5.000 jiwa terdampak luapan air di berbagai titik di Kecamatan Grogol dan Baki.

Baca juga:  Bawaslu Gandeng Pramuka Bentuk Saka Adhyasta, Perkuat Pengawas Partisipatif

“Meski malam hari air mulai berangsur surut, dapur umum tetap beroperasi penuh. Kami menyiapkan sekitar 2.000 porsi makanan siap saji yang didistribusikan ke titik-titik pengungsian maupun permukiman,” jelas Sofwan, Kamis (16/04).


Distribusi logistik tersebut menjangkau lima wilayah desa prioritas, yakni Desa Sanggrahan, Cemani, Manang, Madegondo, dan Kadokan. Selain pemenuhan pangan, BAZNAS juga memberikan perhatian khusus pada kelompok rentan dengan menyalurkan bantuan berupa susu anak, popok bayi (pampers), serta paket sembako.

Upaya kolektif ini diharapkan mampu meringankan beban psikologis dan fisik masyarakat selama masa pemulihan pascabanjir. Pihak BAZNAS memastikan layanan kemanusiaan akan terus disiagakan hingga kondisi sanitasi dan aktivitas dapur rumah tangga warga kembali normal. (dea/rit)




TERKINI




Rekomendasi

...