JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, menegaskan komitmen jajarannya untuk memberantas segala bentuk aksi premanisme di wilayah Kabupaten Kudus. Hal ini merespons keresahan masyarakat terkait video viral di media sosial, mengenai dugaan aksi pemerasan yang terjadi di area parkir publik.
‘’Kami dari Polres Kudus tidak membenarkan adanya tindakan premanisme, baik itu pemerasan maupun pelanggaran undang-undang lainnya. Terkait kejadian yang viral di medsos, saat ini sedang dalam proses penyelidikan dan penyidikan,’’ ujar Heru, saat ditemui di lobi Mapolres Kudus, Rabu (15/4).
Heru meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil kerja kepolisian. Ia berjanji akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut secara transparan setelah seluruh proses pemeriksaan rampung.
Sebagai langkah cepat mengantisipasi kejadian serupa, Polres Kudus telah menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Kudus. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Kudus, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, serta para pengelola parkir se-Kabupaten Kudus.
Kapolres menekankan pentingnya sinergi agar pelayanan parkir ke depan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
‘’Tadi kita lakukan upaya mitigasi melalui rapat bersama Pak Sekda dan instansi terkait. Kami duduk bersama para pengelola parkir agar ke depan kegiatan pelayanan parkir dilaksanakan sesuai ketentuan, baik itu Perda maupun peraturan pelaksanaan lainnya,’’ tegasnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya pembinaan dan pengawasan ketat, aksi premanisme berkedok parkir tidak lagi menghantui warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Kretek. (han/rit)






