31 C
Semarang
Senin, 20 April 2026

SAPA Temanggung Perkuat Kesiapsiagaan Bencana




JATENGPOS.CO.ID,  TEMANGGUNG – Upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana terus didorong di Kabupaten Temanggung. Semangat itu tampak dalam kegiatan Kick Off SAPA (Sahabat Ansor Peduli Alam) Temanggung yang digelar PC GP Ansor Temanggung di Desa Batursari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Minggu (19/4) sebagai pembuka rangkaian peringatan Harlah ke-92 GP Ansor.

Rangkaian acara diawali dengan apel kegiatan yang dipimpin Bupati Temanggung, Agus Setyawan, dan dilanjutkan dengan penanaman pohon, bersih-bersih aliran sungai dan menebar benih ikan di sejumlah aliran sungai, di antaranya Kali Wetan, Sungai Progo, Sungai Grujugan, dan Sungai Lutut. Kegiatan dilakukan secara serentak di 20 kecamatan di Temanggung.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Wibowo Prasetyo, yang hadir dalam kegiatan tersebut mendukung penuh gerakan peduli lingkungan tersebut. Ia mengatakan bahwa gerakan semacam ini bukan sekadar simbol, melainkan momentum penting untuk memperkuat peran pemuda dalam merawat alam, lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Baca juga:  Raih WTP, Kota Magelang Dapat Bonus DID Rp63,69 Miliar

“Gerakan ini bukan sekadar simbol, tapi komitmen nyata kader Ansor untuk hadir menjaga alam, merawat lingkungan, dan siap siaga saat bencana datang,” ujar Wibowo di sela penanaman pohon dan tebar benih ikan.


Menurutnya, kondisi geografis Temanggung yang didominasi kawasan pegunungan menuntut kewaspadaan kolektif terhadap ancaman longsor, banjir, krisis air bersih, hingga gangguan lingkungan lain yang berdampak langsung pada masyarakat desa. Karena itu, “Kader Ansor dan Banser diharapkan dapat menjadi garda terdepan, terutama di tingkat desa, baik dalam mitigasi maupun respons cepat saat bencana terjadi.”

Sementara Bupati Agus Setyawan dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif kader muda Nahdlatul Ulama yang menempatkan isu lingkungan sebagai bagian penting dari pengabdian sosial di tengah masyarakat.

“Ini adalah bentuk pengabdian yang relevan dengan tantangan zaman saat ini, di mana isu kerusakan lingkungan, perubahan iklim, dan bencana alam menjadi perhatian kita bersama,” kata Agus Setyawan di depan ratusan kader Ansor Temanggung.

Baca juga:  Pemprov Jateng Berangkatkan Sukarelawan dan Logistik Bantu Korban Gempa Sulawesi Barat

Ia menilai gerakan semacam ini menunjukkan bahwa semangat keislaman dapat diwujudkan melalui aksi nyata menjaga alam dan merawat bumi untuk generasi mendatang.

Dalam kegiatan itu turut hadir Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Dr. H. Shidqon Prabowo, Ketua PC GP Ansor Temanggung Isro’ Agus Pamungkas, Camat Kledung Sumarlinah, jajaran Forkopimcam Kledung, serta Kepala Desa Batursari Soni Slamet.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo, menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan pinggiran. “Isu lingkungan menjadi persoalan penting yang harus mendapat perhatian bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, kader Ansor perlu aktif terlibat dalam aksi-aksi pelestarian lingkungan sebagai implementasi nilai hablum minallah, hablum minannas, dan hablum minal alam.(*)




TERKINI




Rekomendasi

...