27 C
Semarang
Rabu, 22 April 2026

TMMD Reg-128 Sragen Digeber: Kodim 0725 Bidik Cor Jalan 1,1 Km, 10 RTLH, hingga Perangi Stunting




JATENGPOS. CO. ID, SRAGEN – Kodim 0725/Sragen tancap gas membangun desa. Program TMMD Reguler ke-128 resmi dibuka di Lapangan Taman Harmoni Plumbungan, Karangmalang, Rabu (22/4/2026). Sekda Jateng Sumarno, S.E., M.M. memukul kentongan sebagai tanda dimulainya karya bakti TNI-rakyat yang akan berjalan sebulan penuh.

 

Dansatgas TMMD Reg-128 Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP menegaskan TMMD atau TNI Manunggal Membangun Desa ini, bagi Kodim Sragen adalah operasi bakti untuk masyarakat yang mana operasi bakti ini dilaksanakan secara terpadu dan terjalin dengan lintas sektoral.

Kegiatan TMM ini, lanjut Dandim, bertujuan untuk membantu pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan, memberikan percepatan di bidang ekonomi, dan menanamkan nilai-nilai juang, nilai wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air yang akan disematkan melalui penyuluhan-penyuluhan. Serta dua sasaran utama TMMD di Sragen yakni, fisik dan nonfisik.


 

“Sasaran fisik berupa cor jalan panjang 1.100 meter, talud 150 meter, rehab RTLH sebanyak 10 unit, pembuatan jamban sehat 10 unit dan sarana air bersih sumur bor 1 unit,” beber Dandim 0725/Sragen itu.

Baca juga:  MAKI Gugat Kejari Karanganyar di Sidang Praperadilan

 

Untuk nonfisik, Kodim fokus menguatkan SDM warga. “Sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, KB-Kes, stunting, posyandu dan penyuluhan penyakit tidak menular, bin kamtibmas dan bahaya narkoba, peternakan dan perikanan, pertanian dan perkebunan serta bintal/rohani,” jelasnya.

 

Sekda Jateng Sumarno, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, membacakan amanat Gubernur Jateng. TMMD disebut sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI, Pemda, dan masyarakat. Program kolaborasi TNI AD, Pemprov Jateng, dan Pemkab ini didukung anggaran Pemprov sebesar Rp33,2 miliar.

 

“Selama kurang lebih 45 tahun, TMMD terbukti memberikan manfaat nyata. Membantu percepat pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan, terisolir, tertinggal, hingga kawasan perkotaan kumuh dan miskin,” kata Sumarno mengutip amanat Gubernur.

Baca juga:  Dianggap Anak Sendiri, Gubernur Ahmad Luthfi Antar Jenazah Wakil Bupati Klaten ke Pemakaman 

 

TMMD Reg-128 dan Sengkuyung Tahap II 2026 digelar serentak se-Jateng, 22 April sampai 21 Mei 2026. Temanya tegas: _“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

 

Lewat amanatnya, Gubernur Jateng optimistis TMMD mendukung target RKPD 2026: angka kemiskinan turun jadi 8,70%–8,53% dan pertumbuhan ekonomi 5,00%–6,00%. “Desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Dengan membangun desa, kita tingkatkan kualitas hidup masyarakat dan dorong pemerataan pembangunan,” ujar Sumarno.

 

Sasaran fisik TMMD memang diarahkan ke infrastruktur dasar guna buka akses wilayah terpencil dan gerakkan ekonomi. Sementara nonfisik untuk penguatan ketahanan wilayah lewat kesehatan, pendidikan, dan bela negara.

 

Usai upacara, Kodim 0725/Sragen bersama Forkopimda membagikan 100 paket sembako untuk keluarga anak stunting dan warga prasejahtera. Kegiatan ditutup peletakan batu pertama di titik nol cor blok jalan. (yas).




TERKINI




Rekomendasi

...