31.1 C
Semarang
Selasa, 28 April 2026

Capaian PDAM Kabupaten Semarang di HUT ke-45: Spirit Melayani Pelanggan 24 Jam, Raih Terbaik Keenam se-Jateng   




JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang menggelar Apel Bersama dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang) Valeanto Soekendro mewakili Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, Kamis (24/4/2026) pagi.

Turut mengikuti apel Direksi bersama jajaran, Dewan Pengawas, jajaran PKK Kabupaten Semarang, Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) PDAM Kabupaten Semarang, serta seluruh pegawai dan tamu undangan.

Momen HUT ke-45 ini sekaligus menjadi ajang pemaparan capaian dan kesiapan PDAM Bumi Serasi menghadapi musim kemarau yang lebih kering. Direktur Utama Guswahid Hidayat menegaskan bahwa pelayanan air bersih kepada masyarakat terus mengalami peningkatan signifikan.


“Hingga saat ini pelayanan hampir 90 persen lebih sudah 24 jam,” ungkap Guswahid di sela apel. Ia memastikan bahwa menghadapi musim kemarau yang akan datang, kondisi pasokan air PDAM masih relatif aman.

Meski begitu, ia tak menampik ada beberapa wilayah yang belum terjangkau layanan PDAM dan berpotensi mengalami kekeringan. “Mungkin daerah-daerah yang kekeringan itu seperti beberapa wilayah di Kecamatan Bringin dan Bancak, itu belum pelayanan kita,” jelasnya.

Untuk wilayah yang belum terlayani tersebut, Guswahid menyebut penanganannya tetap dikoordinasikan dengan pemerintah daerah melalui BPBD. Pihaknya terus mensupport BPBD jika membutuhkan bantuan droping air untuk wilayah kekeringan.

“Sesuai permintaan saja, kita sesuaikan anggaran yang ada di kita. Intinya hanya support ke pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kalaupun ada kekeringan,” tegasnya.

APRESIASI: Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro memberikan hadiah kepada pelanggan teladan saat Apel Bersama peringatan HUT ke-45 PDAM, Kamis (24/4/2026) pagi. FOTO: MUIZ/JATENGPOS

Saat ini PDAM Bumi Serasi melayani sekitar 58.000 pelanggan di Kabupaten Semarang. Guswahid mengakui bahwa selama musim kemarau, debit air baku dari sumber memang mengalami penurunan. Namun ia memastikan hal itu tidak mengganggu produksi.

Baca juga:  Terapkan Kewirausahaan, Spalza 14 Ajak Peserta Didik Turun Ke Pasar Tradisioanal

“Kalau debitnya berkurang tetapi dampak produksi kita masih mencukupi. Kebutuhan masyarakat untuk air minum rata-rata 16 sampai 17 meter kubik per bulan. Jadi masih bisa mencukupi seluruh kebutuhan pelanggan,” paparnya.

Meski stok aman, Guswahid tetap mengimbau pelanggan untuk mandiri menyiapkan cadangan air. Pasalnya, distribusi air 24 jam tetap bergantung pada mesin pompa yang berpotensi mengalami gangguan teknis.

“Imbauan kita untuk semua pelanggan, karena ini air minum tidak bisa memastikan bahwa 24 jam itu tidak ada masalah. Karena penggeraknya mesin yang kadang mengalami kerusakan, saran saya memiliki tandon,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan tandon juga mempermudah tim PDAM saat melakukan dropping air jika terjadi gangguan. “Kalau kita pas dropping itu tidak di ember-ember tapi langsung dimasukkan di tandon-tandon mereka. Jadinya memudahkan untuk mobilisasi kita, untuk kecepatan layanan kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Bahkan untuk perumahan baru yang mengajukan sambungan PDAM, kini diwajibkan membuat tandon terlebih dahulu.

Pada usia ke-45 tahun, PDAM Bumi Serasi berhasil menyabet predikat terbaik ke-6 se-Jawa Tengah dari PERPAMSI Jateng Award 2026. Disebutkan Guswahid, capaian itu bukan tanpa dasar. Kuncinya ada pada penilaian kinerja yang ketat dan terukur.

“Ada pedomannya dari Permendagri, dan ada dari Permen PU yang diaudit oleh BPKP. Jadi, nilai kinerja banyak faktor indikatornya. Banyak dari keuangan, administrasi umum, teknis, itu dinilai semua,” bebernya.

Baca juga:  Polisi Bidik Unsur Pidana Kasus Penganiayaan Dokter RS Sultan Agung

Ia menegaskan penilaian kinerja PDAM berlaku seragam di seluruh Indonesia. “Nah, itu menjadi kunci penilaian. Jadi, tidak dinilai sendiri. PDAM seluruh Indonesia penilaiannya sama,” tutup Guswahid.

UCAPAN HUT: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang Hj Peni Ngesti Nugraha bersama jajaran dan Dirut PDAM saat memberikan ucapan HUT ke-45 PDAM, Kamis (24/4/2026) pagi. FOTO: MUIZ/JATENGPOS

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha dalam sambutan dibacakan Sekda Valeanto Soekendro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran direksi dan pegawai PDAM Tirta Bumi Serasi, yang telah 45 tahun melayani masyarakat Kabupaten Semarang.

“Semoga peringatan ini akan memberikan motivasi, dan meningkatkan semangat seluruh karyawan dan karyawati PDAM Kabupaten Semarang, dalam berkarya dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Diharapkan di tengah dinamika kehidupan sosial kemasyarakatan, ekonomi dan politik yang terjadi, PDAM juga ikut andil memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi Pemerintah Daerah, khususnya pelayanan penyediaan air bersih di Kabupaten Semarang.

Dalam memenuhi harapan tersebut, lanjut Bupati, sangat dibutuhkan adanya upaya peningkatan kualitas baik dari pimpinan hingga karyawan, guna meningkatkan produktifitas dan kreatifitas untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

“Kita berharap agar seluruh karyawan dan karyawati PDAM Kabupaten Semarang, untuk lebih meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki, dan meningkatkan optimalisasi pelayanan prima kepada masyarakat. Tangani aduan secara cepat dan tepat. Teruslah berinovasi dengan menggunakan teknologi dan modernisasi,” ungkapnya.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan, ditekankan pentingnya langkah-langkah strategis dalam menjawab kebutuhan air bersih yang terus meningkat. Salah satunya adalah upaya menambah pasokan air baku melalui optimalisasi sumber-sumber air yang telah ada. (muz)




TERKINI




Rekomendasi

...