JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Wakil Ketua II Dekranas Pusat, Sri Suparni Bahlil menegaskan perempuan memiliki peran penting dalam mendorong UMKM Indonesia naik kelas hingga menembus pasar global. Hal itu disampaikannya disela acara UMKM Grande 2026 di Atrium Mal Paragon Semarang, Jumat (8/5/2026).
“Ketika perempuan diberdayakan maka sesungguhnya masa depan bangsa sedang dipersiapkan,” ujarnya.
Sri Suparni mengatakan, sebagian besar pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan yang memulai usaha dari rumah, garasi hingga teras kecil. Namun melalui ketekunan dan keberanian, mereka mampu bertahan, berkembang dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, UMKM menjadi pondasi utama ekonomi nasional karena berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Saat pandemi Covid-19, sektor UMKM juga terbukti paling cepat bangkit karena mampu beradaptasi dengan perubahan.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dalam berbagai situasi dan tantangan ekonomi,” katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia Jawa Tengah yang menghadirkan business matching dengan buyer luar negeri dalam UMKM Grande 2026. Program tersebut dinilai membuka peluang produk UMKM Jawa Tengah menembus pasar ekspor.
Selain sektor kuliner dan kriya, Sri Suparni menilai wastra Nusantara memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar global. Menurutnya, kain tradisional Indonesia tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung filosofi dan identitas budaya bangsa.
“Wastra Nusantara memiliki ruh dan karakter yang sangat kuat karena setiap motif menyimpan cerita dan nilai budaya Indonesia,” tandasnya.(aln)













