JATENGPOS.CO.ID, SOLO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengukuhkan Mohammad Mufid sebagai Kepala OJK Solo di Kantor OJK Solo, Selasa (12/5). Mufid menggantikan Eko Hariyanto yang kini menduduki posisi baru sebagai Direktur Departemen Pengendalian Kualitas dan Pengembangan Pengawasan Perbankan.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso; Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo; Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto; Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani; serta Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, beserta jajaran Forkopimda dan pimpinan industri jasa keuangan se-Solo Raya.
Dalam arahannya, Adi Budiarso menegaskan bahwa Kantor OJK Daerah (KOD) memegang peran strategis sebagai orkestrator sinergi pentahelix. KOD diharapkan tidak hanya menjadi perpanjangan tangan kebijakan pusat, tetapi juga mampu menjembatani kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan sektor jasa keuangan.
“KOD harus mampu memahami karakteristik daerah agar sektor jasa keuangan menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi lokal, bukan sekadar penyedia layanan keuangan,” ujar Adi.
Ia juga menyoroti tantangan UMKM daerah yang seringkali memiliki arus kas baik namun terkendala administrasi formal (bankability). Sebagai solusi, OJK mendorong pemanfaatan Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) berbasis data alternatif serta layanan Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) guna memperluas akses pembiayaan UMKM.
Senada dengan hal tersebut, Walikota Surakarta Respati Achmad Ardianto menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi kompleksitas ekonomi digital. Ia berharap OJK Solo terus konsisten dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, regulator, dan perbankan menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi di Surakarta dan sekitarnya berjalan sehat dan inklusif,” kata Respati.
Pemerintah Kota Surakarta menyatakan dukungannya terhadap program OJK dalam memperkuat perlindungan konsumen dan mendorong UMKM naik kelas melalui kemudahan akses pembiayaan yang lebih luas.
Pejabat baru Mohammad Mufid menyatakan siap mengemban tugas baru di Kota Solo, termasuk bersinergi dan berkolaborasi dengan awak media.
Sementara itu, Eko Hariyanto pejabat lama mengaku bangga pernah bertugas di kota Solo dan undur diri untuk mengembangkan tugas ditempat lain. “Saya senang tinggal di kota Solo, saya sudah membeli rumah disini besuk saya jadi orang Solo, ” ungkap Eko. (dea/rit)













