JATENGPOS.CO.ID, SALATIGA – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Salatiga mengintensifkan langkah preventif guna menjaga keandalan pasokan listrik menjelang Hari Raya Idul Adha. Salah satu upaya yang dilakukan yakni pemasangan Wild Animal Protection (WAP) pada Trafo 1 Gardu Induk (GI) 150 kV Purworejo.
Pemasangan alat pengaman tersebut berhasil diselesaikan pada Senin (12/5/2026). WAP dipasang khusus pada bagian bushing transformator untuk melindungi instalasi tegangan tinggi dari gangguan hewan liar seperti tikus, burung, tokek, ular, dan hewan lainnya.
Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge mengatakan, pemasangan WAP merupakan langkah strategis PLN dalam menekan gangguan transmisi akibat faktor eksternal, terutama hewan dan kondisi alam.
“Saat ini proteksi anti binatang salah satunya WAP telah berhasil terpasang di 40 trafo tersebar di wilayah kerja PLN UPT Salatiga. Terpasangnya alat proteksi ini sangat krusial untuk meningkatkan keandalan sistem transmisi, khususnya dalam melayani masyarakat menjelang perayaan Idul Adha,” ungkapnya.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady menegaskan, keandalan pasokan listrik saat hari besar keagamaan menjadi prioritas utama perusahaan. Karena itu, PLN terus memperkuat perlindungan pada aset-aset transmisi.
“Kami menyadari bahwa hewan liar kerap menjadi ancaman tidak terduga bagi instalasi kelistrikan. Oleh karena itu, pemasangan perlindungan ekstra seperti WAP pada aset trafo PLN merupakan wujud komitmen kami. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dan merayakan Idul Adha dengan aman, nyaman, dan tanpa khawatir akan adanya pemadaman akibat gangguan sistem,” tegasnya.
PLN UPT Salatiga berharap, akselerasi pemasangan proteksi di seluruh aset gardu induk dapat membuat sistem kelistrikan semakin andal dan tangguh. Langkah tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan potensi gangguan eksternal pada jaringan transmisi di masa mendatang.(aln)




