JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I memperkuat sinergi dengan media massa melalui kunjungan ke Redaksi Jateng Pos, Senin (8/6/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi perpajakan sekaligus meluruskan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
Kepala Seksi Kerjasama dan Kehumasan Kanwil DJP Jawa Tengah I, Sarbono, hadir bersama tim humas yang terdiri atas Zukriyati dan Moses Bagus. Mereka diterima Direktur Jateng Pos, Bejan Syahidan, dan Manager Keuangan, Yeti Tri Susanti, di kantor redaksi.
Sarbono mengatakan, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi perpajakan secara benar, utuh, dan mudah dipahami masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan media menjadi salah satu kunci keberhasilan program edukasi perpajakan.
“Media memiliki peran strategis untuk menyosialisasikan program-program perpajakan sekaligus meluruskan berbagai informasi yang kurang tepat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, DJP Jawa Tengah I juga membahas sejumlah isu yang kerap menjadi perhatian publik. Di antaranya terkait kebijakan perpajakan bagi pelaku UMKM, upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran pajak, hingga pentingnya sosialisasi yang berkelanjutan kepada wajib pajak.
Ia menjelaskan, masih terdapat kegelisahan masyarakat mengenai berbagai aturan perpajakan yang perlu dijawab melalui edukasi yang masif. Karena itu, DJP terus membuka ruang komunikasi agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar mengenai hak dan kewajiban perpajakan.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa pajak merupakan instrumen penting pembangunan. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.
Direktur Jateng Pos, Bejan Syahidan menyambut, baik kunjungan tersebut. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang akurat dan berimbang, termasuk mengenai kebijakan perpajakan.
Sinergi antara DJP dan media diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan, sekaligus mengawasi pemanfaatan pajak bagi pembangunan. Semangat itu sejalan dengan tagline yang terus digaungkan DJP, “Lunasi Pajaknya, Awasi Penggunaannya.”(aln)




