Tari Sorote Lintang Merepresentasikan Tiga Doktor Baru UNW Ungaran: Perempuan Tangguh Mengembangkan Ilmu


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Lenggak-lenggok dan keluwesan empat penari dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Univesitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran menarik perhatian akademika dan tamu undangan acara Pawiyatan Parasamya Widya Karya Nugraha tiga doktor UNW di aula HM Iskak Soepardi pada Kamis (18/6/2026). Tarian apa yang dibawakan?

Keempatnya menampilkan tari Sorote Lintang yang merupakan tari tradisional asal Banyuwangi, Jawa Timur. Menggambarkan pesona perempuan yang terpancar dari kecantikan jiwanya. Menekankan bahwa kecantikan sejati tidak mudah lapuk oleh pengaruh apapun.

Gerakan tari ini menggabungkan elemen feminin dan sedikit gagah, dengan ekspresi wajah tegas menyampaikan makna keindahan jiwa perempuan yang teguh dalam menggapai cita-citanya.


Dela Nuraini dari prodi D3 Keperawatan, Ayu Setianingsih dari S1 PGSD, Kalia Widelia D3 Keperawatan, dan Adewiya Lestiana prodi D3 Keperawatan, keempat mahasiswi ini mampu bergerak sinkron, menggabungkan elemen feminin, gerakan tangan lembut, senyum anggun. Tapi diselingi hentakan gagah, ekspresi wajah tegas.

“Gerakan tari ini menggabungkan elemen feminin dan sedikit gagah, dengan ekspresi wajah tegas menyampaikan makna keindahan jiwa perempuan yang teguh,” ujar Ayu Setianingsih mewakili rekan-rekannya.

Menurutnya, Tari Sorote Lintang menginspirasi dan menegaskan ketiga doktor baru UNW semuanya perempuan yang dikukuhkan. Ketiganya yakni, Dr Yulia Nur Khayati, S.Si.I. MPH, dosen program Studi S2 Kesehatan Masyarakat, Dr Swantyka Ilham Prahesti, S.Pd., M.Pd. dosen Program Studi S1 Pendidikan Guru PAUD, Dr Ela Suryani, S.Pd., M.Pd.

Baca juga:  Representasikan Perempuan, Bu Kades Nur Arifah Daftar Bacawabup Semarang

Tari Sorote Lintang menggambarkan pesona dan keteguhan jiwa wanita. Penamaan ini berarti cahaya bintang, yang merepresentasikan keanggunan serta kepribadian baik yang tidak lekang oleh waktu.

“Tarian ini kami persembahkan untuk tiga Doktor kami yang hari ini mempresentasikan karya ilmiahnya. Semuanya perempuan, apresiasi kita atas inspirasi keteguhan dan semangat meraih gelar Doktor,” ungkap Ayu Septianingsih, kepada Jateng Pos, seusai acara.

Dalam kegiatan ini UNW menggelar Orasi Ilmiah Hilirisasi Penelitian Doktor. Orasi tersebut digelar dalam rangka Dies Natalis ke 32 UNW. Mengusung tema Persepektif Akademik Tentang Pendidikan Teknologi Kesehatan dan Pembelajaran Inovatif.

PENGHARGAAN: Tiga doktor baru UNW yang semuanya perempuan menerima penghargaan dari UNW Ungaran. FOTO: MUIZ/JATENGPOS

Tradisi Orasi Memperkuat UNW

Rektor UNW Ungaran Prof Dr Subyantoro, M.Hum., mengatakan tradisi ilmiah di UNW ini memberikan ruang kepada para Doktor baru yang ada UNW. Tak hanya itu, orasi ini pun juga menjadi program utama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bahwa kampus harus berdampak.

Sehingga dari penelitian tersebut bisa bermakna bagi kampus dan masyarakat sehingga bisa membangun SDM unggul di Kabupaten Semarang hingga ke Jawa Tengah.

Baca juga:  Bantuan Hibah Senilai 1,2 Milyar Diserahkan Pemkab Demak

“Kampus harus berdampak. Penelitian doktor tidak boleh berhenti di perpustakaan. Harus bermakna bagi kampus dan masyarakat, membangun SDM unggul Kabupaten Semarang sampai Jateng,” tandasnya.

“Kami ingin dengan usia yang makin matang ini 32 tahun ini, UNW makin memberikan kemaslahatan bagi masyarakat sekitar kampus, dan tentunya kampus sebagai wadah untuk mengembangkan generasi unggul. Tradisi orasi ini untuk memperkuat UNW. Kami berharap nantinya 100 persen dosen UNW bisa doktor semuanya. Dari 168 dosen yang sudah Doktor 32, 20 sedang kuliah dan sisanya masih menunggu. Target kami ada satu Profesor yang lahir dari rahim UNW,” lanjutnya.

Prof Subyantoro juga menyebutkan UNW masih memiliki PR pajang. Paling utama mengembangkan SDM di UNW. Baik dari dosen hingga mahasiswanya. Kedua upaya melahirkan profesor dari rahim Universitas Ngudi Waluyo sendidi. Selama ini profesor yang ada di UNW merupakan Profesor adopsi dari tempat lain.

“Kami terus berupaya untuk memberikan layanan prima kepada seluruh sivitas akademik UNW, yang semuanya harus berdampak juga pada layanan prima kepada masyarakat. Terlebih juga yang telah mempercayakan putra putrinya untuk kuliah di kampus UNW,”pungkasnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...