280 PNS Tes Kompetensi Pengembangan Karir, Diuji Skill Manajerial hingga Literasi Digital


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Semarang menggelar tes potensi kompetensi PNS guna mendukung pengembangan karir ASN.

Tes berbasis komputer itu digelar bekerja sama dengan Pusat Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) berlangsung di UPT BKN Semarang Jalan Sukarno Hatta km 29 Bergas, 23-24 Juni 2026.

Kepala BKPSDM Wenny Maya Kartika menjelaskan Computer Assisted Competency Test (CACT) itu dimaksudkan untuk mempercepat implementasi manajemen talenta sesuai surat keputusan Kepala BKN Nomor 411 tahun 2025.

“Hasil tes akan menjadi data komptensi ASN sebagai dasar pengembangan karir. Sekaligus nantinya sebagai bahan pertimbangan penempatan ASN dalam jabatan manajerial,” ungkapnya di sela-sela acara, kemarin.


Baca juga:  Halal Bihalal Forkompimda Dihadiri Kapolda, Bupati Semarang Paparkan Pencapaian Pembangunan

Dalam bahasa yang mudah, lanjutnya, hasil tes akan menghasilkan keputusan “right man on the right place”. Penempatan seorang pejabat struktural nantinya berdasarkan kompetensi individu dan bukan keputusan subyektif.

Wenny menambahkan percepatan manajemen talenta juga dimaksudkan untuk mendongkrak nilai survey penilaian integritas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara itu Analis SDM Aparatur Ahli Madya Direktorat Status dan Pemberhentian BKN Pusat Ade Jajang Jatnika Wiralaksana yang hadir pada acara itu mengatakan hasil CACT ini akan memetakan profil kompetensi ASN yang terstandar dan akurat.

Menurutnya tes ini menjadi momen terbaik bagi setiap ASN unjuk komptensi yang dimilikinya. Tiga aspek yang diujikan yakni manajerial dan sosial kultur, emergency skill serta literasi digital.

Baca juga:  Kabupaten Semarang Juara I Investment Challenge, Ngesti Nugraha Ungkap Angin Segar untuk RSU Tengaran

“Hasil tes akan menentukan karir lewat promosi ataupun mutasi,” tegasnya.

Sekretaris BKPSDM Sutanto melaporkan 280 peserta akan dibagi dalam empat sesi selama dua hari.

“Setiap sesi tes akan diikuti 70 peserta terdiri dari pejabat administrator, pengawas, pejabat fungsional maupun pelaksana,” pungkasnya. (muz)

 


TERKINI

Rekomendasi

...