Panggung Menggelegar, Lima Finalis BML Vol. 2 Hentak Release Party Lokananta


JATENGPOS.CO.ID, SOLO — Studio Lokananta Surakarta menjadi saksi lahirnya bintang-bintang baru musik tanah air melalui gelaran Release Party album kompilasi Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2, Sabtu (27/6).

Panggung selebrasi ini menjadi puncak dari program inkubasi terstruktur yang digagas Lokananta Records bersama PT Perusahaan Pengelola Aset (“PPA”) dan PT Danareksa (Persero) untuk memperkenalkan karya segar dari lima finalis terbaik dari berbagai pelosok daerah.

Acara peluncuran tersebut berlangsung meriah dengan penampilan live lima pemenang yang membawakan karya orisinal mereka. Gelaran ini kian bertenaga berkat kolaborasi lintas generasi yang menghadirkan band cadas kawakan Rebellion Rose dan The Melting Minds sebagai bintang tamu, memicu gemuruh antusiasme ratusan pencinta musik yang memadati area pertunjukan.

CEO Lokananta sekaligus inisiator BML, Wendi Putranto, menjelaskan bahwa release party ini bukan sekadar pesta perayaan, melainkan etalase nyata dari talenta-talenta muda yang siap masuk ke industri profesional.


“Lewat album mini kompilasi yang kami rayakan malam ini, Lokananta Records memperkenalkan energi segar dari lima nama dengan karakter, cerita, dan keberanian musikalnya masing-masing. Panggung ini adalah penanda bahwa Lokananta terus bergerak sebagai ruang temu sekaligus panggung tumbuh bagi generasi baru musik Indonesia,” ujar Wendi.

Baca juga:  Partai Golkar Bantu Pembangunan Venue di Lapangan Gunung Wijil Rp 200 Juta

Swasti Kartikaningtyas, Kepala Divisi sekretariat kepatuhan dan TJSL Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menegaskan bahwa revitalisasi Lokananta tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik, melainkan harus mampu menciptakan nilai tambah (value creation) bagi industri kreatif.

Program BML diposisikan sebagai inkubator bisnis bagi para musisi agar memiliki daya saing tangguh dan karier berkelanjutan.

“Di sisi lain, program ini juga memperkuat pencapaian Lokananta yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif secara sirkuler sebesar Rp35 miliar semenjak diluncurkan kembali pada tahun 2023,” ungkap Swasti.

Lima finalis yang sukses menghentak panggung malam itu adalah Drewgon (Maluku Tenggara), BeverlyLine (Semarang), Tuan Sendiri (Bandung), Gardenia (Banjarnegara), dan Barmy Blokes (Surakarta). Karya-karya otentik yang mereka bawakan secara live kini telah resmi dikomersialisasikan di berbagai platform digital dan dirilis dalam bentuk kaset pita edisi terbatas.

Release party ini menjadi titik awal bagi para pemenang untuk menguji daya terima pasar secara langsung. Karakter kuat dari setiap finalis begitu menonjol saat tampil di atas panggung, membuktikan bahwa pendampingan intensif dari para mentor telah berhasil mematangkan aksi panggung mereka.

Baca juga:  Pabrik Bata Ringan Terbesar di Indonesia Diresmikan Ganjar Pranowo

Kukuh, salah satu mentor BML, menyoroti pentingnya performa panggung ini dalam pengembangan karier para pemenang. Menurutnya, tantangan utama bagi musisi muda di era sekarang adalah infrastruktur dan bagaimana mengelola idealisme mereka di industri nyata.

“Musisi saat ini punya keinginan sendiri, mentor hanya mengarahkan tentang tujuan kelompok nasional atau internasional. Di panggung ini mereka membuktikan kualitas produknya, dan kami membantu mengarahkan serta memberi solusi agar mereka bisa mengendalikan keinginan mereka sendiri di industri,” kata Kukuh.

Kebahagiaan pun terpancar dari Drewgon, finalis asal Maluku Tenggara. Baginya, bisa tampil dan merilis karya di studio bersejarah seperti Lokananta adalah pengalaman yang luar biasa.

“Bintang Muda Lokananta memberikan ruang bagi saya untuk mengembangkan cerita dengan standar produksi yang lebih baik tanpa kehilangan kejujuran dalam berkarya,” ungkapnya.

Pesta peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya babak baru bagi kelima finalis. Setelah sukses memukau publik Solo, para pemenang BML Vol. 2 dijadwalkan akan langsung menjalani rangkaian tur promosi ke beberapa kota besar di Indonesia untuk memperluas penetrasi pasar dan menyapa pendengar yang lebih luas. (dea/bis)


TERKINI

Rekomendasi

...