Bupati Semarang Resik-resik Pasar Bandarjo Ungaran, Terkumpul 1,1 Ton Sampah


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Jumat (10/7/2026) pagi di Pasar Bandarjo terasa berbeda. Tidak hanya teriakan pedagang saat menata dagangan  saja, yang terdengar justru suara sapu, semprotan air, dan tawa ratusan orang yang kompak menggelar kerja bakti.

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha memimpin langsung kegiatan “Jumat Bersih” itu, sebagai langkah konkret Pemkab Semarang mendukung instruksi Presiden dan Kemendagri terkait gerakan nasional ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Tepat pukul 07.00 WIB, halaman Plaza Bandarjo penuh. Sekitar 100 orang mengikuti apel bersama. Pesertanya lengkap, ada anggota Satlinmas, Satpol PP dan Damkar, ASN Pemkab Semarang, pedagang pasar, ditambah dukungan personel Polres Semarang dan Kodim 0714/Salatiga.

Usai apel, Bupati Ngesti bersama Dandim 0714 Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menanam bibit pohon buah di area sekitar Plaza. Ikut serta perwakilan Forkopimda dari Polres Semarang, Kejaksaan Negeri, Sekda Valeanto Sukendro, dan para kepala OPD.


“Penanaman pohon ini punya dua pesan. Pertama untuk penghijauan. Kedua mengedukasi masyarakat agar menjaga sumber mata air. Kalau pohonnya banyak, airnya aman,” kata Bupati Ngesti di sela penanaman.

Setelah apel seremoni itu, tidak ada jarak antara pejabat dan rakyat. Bupati langsung pegang sapu berbaur bersama peserta aksi bersih-bersih. Rombongan Forkopimda dan OPD juga ikut membaur dengan pedagang, petugas pasar, dan Linmas. Mereka menyisir setiap sudut pasar. Mulai dari los sayur, area parkir, hingga selokan yang mampet.

Baca juga:  Sekda Tegaskan PAUD Adalah Hak Anak dalam Pendidikan, Pondasi Indonesia Emas 2045

Satpol PP dan Damkar menurunkan satu unit kendaraan taktis pemadam kebakaran. Mobil itu dipakai menyemprot saluran air di sisi utara Pasar Bandarjo yang sudah lama tersumbat sampah plastik dan lumpur.

“Kalau salurannya lancar, pas hujan tidak banjir. Pedagang tidak rugi,” ujar salah satu petugas Damkar sambil mengarahkan semprotan.

Hasil kerja bakti selama 2 jam itu langsung terlihat. Total 1,1 ton sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut truk Dinas Lingkungan Hidup. Sampah didominasi plastik kemasan, dedaunan, dan sisa dagangan.

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha bersama Dandim 0714 Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho memberikan keterangan kepada wartawan di sela kegiatan di pasar Bandarjo Ungaran, Jumat (10/7/2026) pagi. FOTO: IST/JATENGPOS

Di tengah kegiatan, Bupati Ngesti menegaskan Jumat Bersih akan jadi agenda rutin setiap Jumat di titik berbeda.”Kami mendukung penuh instruksi Presiden tentang gerakan ASRI. Tujuannya menjaga dan memelihara kebersihan di tempat umum seperti pasar, terminal, lingkungan perkantoran dan lainnya,” tegasnya.

Seluruh pasar rakyat atau tradisional, terminal, dan kawasan perkantoran di 19 kecamatan sudah tersentuh gerakan ASRI. “Kita mulai dari hal kecil. Dari pasar. Kalau setiap Jumat kita biasakan bersih-bersih, lama-lama jadi budaya. Anak-anak lihat orang tuanya bersih-bersih, nanti mereka juga ikut,” tandasnya.

Ia memilih Pasar Bandarjo sebagai pembuka karena pasar adalah denyut nadi ekonomi rakyat. “Kami bekerja sama dengan Kodim 0714/Salatiga, Polres Semarang, Satpol PP Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, para pedagang dan Linmas. Semua berkolaborasi membersihkan lingkungan agar nyaman,” jelasnya.

Baca juga:  Graduasi mandiri KPM PKH Afifatur Rohmah Desa Jungpasir Kecamatan Wedung

“Kalau bersih, tempatnya nyaman. Pedagang dagangannya laku. Pembeli betah. Ujung-ujungnya ekonomi jalan,” pungkasnya.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut kegiatan ini bagian dari transformasi tugas.

“Kegiatan Indonesia ASRI tingkat Kabupaten Semarang ini instruksi langsung dari Kemendagri. Kami tidak hanya urusan penegakan perda dan pemadaman. Tapi juga hadir menjaga kebersihan, ketertiban, dan berkolaborasi dengan stakeholder,” katanya.

Menurutnya, dengan rutin membersihkan saluran, risiko banjir dan penyakit dari sampah bisa ditekan. Agar manfaatnya lebih luas, Jumat Bersih kali ini dikolaborasikan dengan kegiatan layanan publik.

Dinas Perizinan Penanaman Modal atau DPMPTSP membuka gerai penerbitan sebanyak 20 Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis untuk pedagang. Tujuannya membantu legalitas usaha agar pedagang bisa akses permodalan dan pelatihan. Bersama PMI Kabupaten Semarang, juga digelar aksi donor darah dengan 17 pendonor yang turut berpartisipasi.

“Dua layanan ini bukti Jumat Bersih tidak hanya bersih fisik lingkungan, tapi juga bersih administrasi dan peduli kemanusiaan,” ujarnya. (muz)

 


TERKINI

Rekomendasi

...