KAI Daop 4 Semarang Temukan 1.289 Barang Tertinggal Senilai Rp820 Juta


 

 

 

JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menemukan sebanyak 1.289 barang milik pelanggan yang tertinggal di kereta api maupun area stasiun selama periode Januari hingga Juni 2026. Nilai estimasi seluruh barang temuan tersebut mencapai sekitar Rp820,336 juta.

 

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan, barang yang paling banyak tertinggal selama semester pertama tahun ini adalah tumbler dengan jumlah mencapai 183 buah. Selain itu, petugas juga menemukan 160 tas, 80 telepon seluler, 74 aksesoris, serta 25 paket makanan.

 

“Barang yang paling banyak tertinggal selama semester pertama tahun ini adalah tumbler. Hal ini sejalan dengan semakin banyaknya pelanggan yang membawa botol minum pribadi sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan,” katanya.

 

Meski demikian, Luqman mengimbau pelanggan agar lebih teliti dan meluangkan waktu sejenak sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan stasiun. Langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada barang bawaan yang tertinggal.

Baca juga:  Sambut Revolusi Industri 4.0, Binus University Semarang Siapkan Generasi Adaptif

 

“Secara keseluruhan, nilai estimasi dari 1.289 barang tertinggal tersebut mencapai sekitar Rp820,336 juta,” ujarnya.

 

Luqman menjelaskan, setiap barang yang ditemukan petugas akan langsung diamankan melalui sistem Lost and Found KAI. Seluruh barang didata secara detail, disimpan dengan baik, dan dikembalikan kepada pemiliknya setelah dilakukan proses verifikasi kepemilikan.

 

“Kami memiliki prosedur penanganan barang temuan yang dilakukan secara profesional dan terdokumentasi. Begitu ada laporan kehilangan maupun barang ditemukan oleh petugas, informasi tersebut langsung dicatat dalam sistem sehingga memudahkan proses pencarian dan pengembalian kepada pemiliknya,” jelasnya.

 

KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan yang merasa kehilangan barang agar segera melapor kepada petugas stasiun, Polsuska, kondektur maupun petugas Customer Service. Dengan begitu, proses penelusuran dan pengembalian barang dapat segera dilakukan.

Baca juga:  Meriahkan Imlek 2024, CITO Gelar Gathering Pelanggan

 

Selain itu, pelanggan diimbau membiasakan memeriksa kembali barang bawaan saat berada di ruang tunggu stasiun maupun sebelum turun dari kereta. Barang seperti ponsel, dompet, tas, charger, tumbler hingga barang berharga lainnya perlu dipastikan telah dibawa.

 

“Meskipun barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan, KAI tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan membantu mengamankan serta mengembalikan barang-barang yang tertinggal kepada pemiliknya,” ungkapnya.

 

“KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam menjaga keamanan barang temuan milik pelanggan. Namun, kami juga mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap barang bawaannya agar perjalanan tetap nyaman, aman, dan menyenangkan,” pungkasnya.(aln)


TERKINI

Rekomendasi

...