Sandung Cup 5 jadi Ajang Silaturahmi Eks Pemain Persiku


JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Turnamen Sepak Bola U-40 Sandung Cup 5 resmi bergulir mulai Sabtu (11/7), di Lapangan Karang Bener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Kompetisi yang menjadi agenda tahunan ini, diikuti oleh delapan tim terbaik di wilayah Kudus dan akan berlangsung hingga 2 Agustus 2026 mendatang.

‘’Selain sebagai ajang pembinaan, turnamen ini menjadi wadah silaturahmi bagi para pesepak bola senior dan mantan penggawa Persiku Kudus,’’ ungkap Inisiator Sandung Cup, Sandung Hidayat, Sabtu sore.

Dia menegaskan, bahwa kompetisi yang memasuki tahun kelima ini merupakan bukti komitmennya dalam mendukung ekosistem sepak bola lokal,’’Alhamdulillah ini sudah yang kelima kali. Ini bentuk komitmen kami sebagai insan sepak bola yang tidak pernah berhenti mendukung perkembangan sepak bola, khususnya di Kabupaten Kudus,’’ ujarnya.

Sambungnya, tahun ini Sandung Cup 5 mengusung konsep yang lebih luas dengan membagi kompetisi menjadi dua kategori. Kategori pertama adalah kelompok umur U-40 pria yang menggunakan sistem gugur. Kategori kedua adalah kompetisi sepak bola putri usia bebas yang baru akan ditabuh pada 19 Juli 2026 di Lapangan Gudang Manis.


Baca juga:  Pemkab Kudus Segera Buka Seleksi Sekda

Untuk kategori putri, persaingan dipastikan sengit karena melibatkan tim-tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah,’’Kategori putri akan diikuti tim dari Pati, Rembang, Blora, Jepara, Demak, serta satu wakil tuan rumah Kudus, yakni klub Skorpion.

‘’Harapannya, sepak bola putri juga semakin berkembang dan mendapat ruang kompetisi yang layak,’’ tambah Sandung.

Ketua Pelaksana Sandung Cup 5, Subakir menyebut, demi menjaga marwah dan identitas lokal, panitia menerapkan regulasi ketat terkait komposisi pemain. Setiap tim U-40 memang diberikan kelonggaran untuk merekrut pemain dari luar wilayah Kudus. Namun, kuota pemain asing daerah tersebut dibatasi saat pertandingan berlangsung.

‘’Boleh mengambil pemain dari luar Kudus, tetapi saat pertandingan berjalan hanya maksimal tiga pemain luar KTP Kudus yang boleh diturunkan di lapangan. Aturan ini wajib dipatuhi agar talenta lokal tetap mendominasi dan mendapat menit bermain yang lebih banyak,’’ kata Subakir.

Baca juga:  Tersesat di jalur Puncak Argopiloso Seorang Mahasiswi Berhasil Dievakuasi Warga Japan

Sementara Turnamen U-40 ini dijadwalkan mengisi agenda akhir pekan masyarakat Kudus setiap hari Sabtu dan Minggu sore pukul 15.45 WIB. Delapan tim yang berpartisipasi akan saling sikut untuk memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp6,5 juta. Panitia merinci, juara pertama akan membawa pulang Rp3 juta, runner-up Rp2 juta, peringkat ketiga Rp1 juta, dan peringkat keempat sebesar Rp500 ribu.

Laga pembuka pada Sabtu (11/7) kemarin mempertemukan duel sengit antara Perseka Rajawali melawan Persego. Sementara pada Minggu (12/7) sore ini, giliran Bintar Raya Kudus yang meladeni tantangan PS Pakis Putra.

Memasuki pekan kedua, pencinta bola Kudus akan disuguhi laga antara Porma Kudus kontra PS Gapuraja Kudus pada Sabtu (18/7), disusul pertandingan penutup babak awal antara Megawon FC melawan FC Tanjung Rejo pada Minggu (19/7). (han/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...