Grand Final Bhayangkara Competition 2026 : Polrestabes Semarang Pererat Kedekatan dengan Masyarakat


JATENGPOS.CO.ID, SEMARANG – Gelak tawa menggema di Kopi Revolusi Semarang, belum lama ini, saat Polrestabes Semarang menggelar Grand Final Stand Up Comedy Bhayangkara Competition 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, mahasiswa, komunitas kreatif, dan masyarakat itu menjadi ajang hiburan sekaligus sarana mempererat hubungan Polri dengan publik.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia dan Kapolrestabes Semarang. Delapan komika terbaik tampil bergantian membawakan materi komedi yang segar dan menghibur, sehingga mampu mengundang tawa serta tepuk tangan penonton yang memadati lokasi acara.

Para finalis yang tampil adalah Arif Desmawan, Restu Fauzi, Aji Wibowo, Ade Doni Irawan, Rintio Darmayuda, Benediktus Agung Prasetyo, Ibrahim Al Islami, dan Ilham Muhammad. Penampilan spesial dari perwakilan Polrestabes Semarang turut menambah semarak suasana.


Baca juga:  Raih 18 Kursi, PDIP Kabupaten Semarang Juara! Ini Nama-nama Caleg Terpilih

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Heri Wahyudi mengatakan, Bhayangkara Competition bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan seni serta kreativitas.

“Melalui Bhayangkara Competition ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari ruang-ruang kreatif masyarakat. Stand up comedy menjadi media positif untuk menyampaikan gagasan, kritik yang membangun, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan generasi muda,” ujarnya.

Penyelenggaraan kompetisi tersebut merupakan hasil kolaborasi Polrestabes Semarang dengan mahasiswa dan komunitas kreatif di Kota Semarang. Sinergi itu dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Salatiga di Kabupaten Semarang Bawa Misi Toleransi 

“Generasi muda adalah agen perubahan. Kami berharap kreativitas mereka terus berkembang dan menjadi energi positif untuk menjaga persatuan bangsa. Kolaborasi antara Polri, akademisi, dan komunitas akan terus kami bangun demi mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” imbuh Kapolrestabes.

Pada puncak acara, dewan juri menetapkan Ilham Muhammad sebagai Juara I Stand Up Comedy, disusul Benediktus Agung Prasetyo sebagai Juara II dan Aji Wibowo sebagai Juara III. Sementara penghargaan harapan diraih Restu Fauzi dan Ibrahim Al Islami.

Selain kompetisi stand up comedy, panitia juga mengumumkan pemenang Lomba Kartun bertema kedekatan Polri dengan masyarakat.

Polrestabes Semarang menegaskan komitmennya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui ruang-ruang kreativitas, seni, dan budaya. (ucl/rit)


TERKINI

Rekomendasi

...