Mahasiswa KKN UNW Ungaran Perkuat Desa Tanggap Bencana


JATENGPOS.CO.ID, UNGARAN- Sebanyak 435 mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran mengadakan kuliah kerja nyata (KKN) di tiga kecamatan yakni Bringin, Bancak dan Sumowono.

Penerimaan secara resmi dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Hendy Lestari mewakili Bupati H Ngesti Nugraha di halaman Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Senin (27/7/2026).

Hadir pula Rektor UNW Prof Dr Subyantoro, pimpinan OPD, jajaran struktural UNW dan undangan lainnya.

Bupati H Ngesti Nugraha dalam sambutan tertulis yang dibacakan Hendy menegaskan para mahasiswa KKN harus menjadi agen perubahan yang membawa solusi berbagai permasalahan di desa.


“Kehadiran para mahasiswa harus berdampak dan membawa energi baru untuk memberdayakan masyarakat,” katanya lagi.

Baca juga:  Tiga Desa Kabupaten Semarang Diusulkan Maju Penilaian Statistik Tingkat Nasional

Pembangunan desa menurut Bupati memerlukan kolaborasi semua pihak termasuk perguruan tinggi.

Sehingga para mahasiswa dituntut mampu berkomunikasi dengan masyarakat untuk menghasilkan kemajuan desa.

Kepala Pelaksana BPBD Alexander Gunawan Tribiantoro yang juga hadir pada acara itu menyebutkan para mahasiswa akan dilibatkan untuk memperkuat mitigasi bencana di desa lokasi KKN.

Tiga kecamatan lokasi KKN dinilai memiliki potensi bencana cukup tinggi. BPBD akan memberikan peran kepada mahasiswa untuk memperkuat kelembagaan desa tanggap bencana atau Destana.

“Selain itu dapat juga membantu mitigasi bencana guna pembentukan Destana didampingi fasilitator Destana dari BPBD,” ujarnya.

Kepala LP2M UNW Dr Ns. Priyanto membenarkan pihaknya menggandeng BPBD untuk memberikan pembekalan khusus kepada para mahasiswa.

Baca juga:  Gubernur Ahmad Luthfi Pantau Langsung THR Buruh: Hak Pekerja Wajib Cair H-7 Lebaran

Tujuan utama KKN memang untuk membangun desa sehat dan mandiri yang disokong penuh oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan.

Seluruh kegiatan juga berkolaborasi dengan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Hukum dan Humaniora serta Fakultas Komputer dan Pendidikan.

“Diharapkan akan terbentuk desa mandiri dan berdaya saing tinggi,”  pungkasnya. (muz)


TERKINI

Rekomendasi

...