Tak Sekadar Lomba, MTQ Nasional di Jateng Juga Jadi Ajang Memperluas Pasar UMKM


JATENGPOS. CO. ID, SEMARANG – Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah tidak sekadar ajang perlombaan atau syiar keagamaan, tetapi juga wadah kolaborasi ekonomi antardaerah untuk memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masing-masing.

Hal itu terlihat dengan adanya Pameran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Plaza Simpanglima, Kota Semarang pada 12-19 September 2026. Pameran itu tersedia 150 stan yang menyuguhkan berbagai produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Pembukaan acara itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen pada Sabtu, 12 September 2026.

Taj Yasin yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah ini mengatakan, kehadiran perwakilan dari provinsi di Indonesia menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang pemasaran ke berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga:  100 Tahun RS Telogorejo Semarang, Kembangkan Kampus Berbasis Riset-Inovasi Kesehatan

“Karena kita negara yang besar, kita harus saling mengenal potensi-potensi kita. Jawa Tengah dengan provinsi yang lain memiliki potensi masing-masing sehingga kita ingin maju bersama,” katanya.

Menurut dia, momentum berkumpulnya masyarakat dari Sabang sampai Merauke di Jawa Tengah dapat dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi ekonomi antardaerah.

Produk kriya dan berbagai produk unggulan UMKM Jawa Tengah, kata dia, diharapkan tidak hanya dipasarkan di daerah sendiri, tetapi juga dapat menjadi oleh-oleh dan produk yang dipasarkan di provinsi lain.

“Siapa tahu oleh-oleh khas kriya dari Jawa Tengah bisa dipasarkan di provinsi yang lain. Begitu juga sebaliknya. Ini yang ingin kita angkat bersama-sama,” ujarnya.

Taj Yasin berharap momentum tersebut memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Tengah. Terlebih, ribuan orang dari berbagai daerah diperkirakan hadir di Kota Semarang selama pelaksanaan MTQ.

Baca juga:  Persit Kodam IV/Diponegoro Berikan Bantuan Korban Banjir Kota Semarang

Ia menyebut Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya telah membantu Pemprov Jateng menghitung potensi perputaran ekonomi selama rangkaian kegiatan tersebut. “Informasi dari BPS, perputaran uang diperkirakan antara Rp500 miliar sampai Rp1,2 triliun,” katanya.

Menurut Taj Yasin, potensi tersebut menjadi peluang positif untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin mengunjungi stand dari Baznas yang menyediakan jasa cukur rambut gratis. Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu langsung meminta kepada tukang cukur untuk mencukurkan rambutnya.

Tukang cukur dari Baznas, Abdul Basir mengaku senang punya pengalaman mencukur orang nonor dia di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut.

“Sangat bahagia sekali,” kata Basir yang mendapatkan keahlian cukur rambut dengan pelatihan dari Baznas Jateng itu. (ucl)


TERKINI

Wagub Jateng Taj Yasin Cukur Gratis

Rekomendasi

...